Ambon, suaradamai.com – Program tiket kapal gratis bagi masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2026 di Provinsi Maluku mengalami peningkatan kuota yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, sekitar 14.000 tiket gratis disiapkan untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menggunakan transportasi laut.
General Manager PT Dharma Indah, Tres Lona, mengatakan program mudik gratis tersebut kini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya dan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia serta pemerintah daerah di Maluku.
“Pada tahun 2025 lalu, kuota tiket gratis yang kami sediakan bagi masyarakat Maluku sekitar 10.604 tiket. Tahun 2026 ini meningkat menjadi sekitar 14.000 tiket, atau naik kurang lebih 40 persen,” kata Tres Lona dalam keterangan pers di Pelabuhan Slamet Riyadi, Ambon, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, peningkatan kuota tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan bersama pemerintah untuk membantu masyarakat yang ingin mudik Lebaran, terutama warga yang bergantung pada transportasi laut untuk menjangkau daerah asal di wilayah kepulauan.
Tres menjelaskan, program tiket kapal gratis ini melayani sejumlah rute pelayaran di wilayah Maluku, termasuk rute antar pulau dan daerah yang sulit dijangkau transportasi darat.
Ia menambahkan, salah satu keberangkatan kapal dalam program tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (12/3/2026) menggunakan kapal milik PT Dharma Indah yang telah dilengkapi berbagai fasilitas guna menunjang kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Tres juga menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya Kementerian Perhubungan RI yang memberikan kepercayaan kepada PT Dharma Indah untuk menjalankan program mudik gratis tersebut.
Selain itu, pihaknya turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Maluku serta instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, kepolisian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang terlibat dalam pengawasan dan koordinasi pelaksanaan program.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu untuk pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga,” ujar Tres.
Dengan peningkatan kuota tersebut, diharapkan masyarakat Maluku dapat lebih mudah mengakses transportasi laut saat musim mudik Lebaran, sekaligus meringankan beban biaya perjalanan bagi warga yang ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
