Selasa, Januari 19, 2021

Yermias : Bantu Rapid Tes Gratis Datang Dari Hati

Rata-rata di RS itu melaksanakan rapid tes, per-bayar itu sekitar Rp 140 ribu lebih, sehingga lewat bantuan stafnya programnya dapat berjalan hingga akhirnya ditutup sampai tanggal 30 Desember bulan berjalan,”pungkasnya.


Ambon,suaradamai.com, –Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yermias mengatakan, apa yang selama ini dilakukan dalam memberikan layanan rapid tes gratis, bukan hanya semata-mata ingin memamerkan, tapi semua itu datang dari hati yang paling dalam.

Dari data tercatat sudah sekitar 3 ribu lebih masyarakat baik dari Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD),  Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan sebagian masyarakat Maluku Tenggaran (Malra) yang telah menerima layanan rapit tes gratis.

“Tercatat kurang lebih 3.000,009 orang yang tercatat di MBD, KKT dan sebagai masyarakat Malra yang telah mendapat layanan rapid tes gratis kepada masyarakat yang hendak pulang kampung,”ucapnya.

Sebagai representasi dari masyarakat MBD dan KKT dari fraksi Golkar, pun merasa terbantu dengan bantuan, baik lewat Kadis Kesehatan Kota Ambon dan sejumlah Tim Kesehatan dari puskesmas yang tersebar dibeberapa  titik di Kota Ambon.

“Beta (saya) sampaikan terima kasih banyak kepada, Kadinkes Kota, Kepala Puskesma Waihaong, Airsalobar, Karang Panjang dan Nania, termasuk dengan petugas laboratorium yang selama ini telah bersedia membantu, program rapit tes gratis yang Beta laksanakan untuk membantu saudara-saudara yang berpegian dari Ambon, menuju, KKT. MBD dan sebagian dari Malra  sehingga ini merupakan bagian representati dari rakyat yang datang dari dapil 7,”bebernya.

Apa yang dilakukan sebagai wujud untuk membantu sedikit beban masyarakat yang hendak ingin berpegian dari Kota Ambon menuju daerahnya masing-masing terlebih khusus MBD dan KKT, karena biaya rapit tes dianggap cukup mahal bagi masyarakat tidak mampu, sehingga merasa terpangging untuk sama-sama membantu masyarakat.

“Rata-rata di RS itu melaksanakan rapid tes, per-bayar itu sekitar Rp 140 ribu lebih, sehingga lewat bantuan stafnya programnya dapat berjalan hingga akhirnya ditutup sampai tanggal 30 Desember bulan berjalan,”pungkasnya.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Tharob: Varietas Bawang Merah Tajuk Lebih Baik dan Cocok di Kei

Bawang merah varietas tajuk yang diproduksi di Kei memiliki ciri yang sama seperti di Nganjuk, Jawa Timur. Langgur, suaradamai.com...

Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik. Langgur/Jakarta, suaradamai.com – Kabar baik bagi...

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

KOMENTAR TERBARU

× Ada yang bisa dibantu?