103 Kepala Keluarga Ohoi Somlain Terima Bantuan Langsung Tunai

Bantuan sesuai dengan nama penerima berdasarkan pendaftaran, tidak ada kongkalikong.


Langgur, suaradamai.com – Sebanyak 103 Kepala Keluarga (KK) Ohoi/Desa Somlain Kecamatan Kei Kecil Barat, menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap I tahun 2020.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Malra Thaher Hanubun yang berlangsung di Gereja Santa Theresia Somlain, belum lama ini.

Bupati Taher didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Clemens Welafubun, Staf Ahli Bupati, Kasat Pol PP Munawir Matdoan, Camat Kei Kecil Barat Jopi Rahayaan, dan Pejabat Ohoi Somlain.

Sebelum penyerahan, Bupati sempat mengingatkan warga Somlain agar jujur dalam penerimaan bantuan dari pemerintah.

“Jangan coba-coba menerima double, atau memberi bantuan kepada ASN. Bila ditemukan penyalagunaan maka tidak segan segan kami memberi sangsi kepada ASN tersebut sebagai pelajaran,” kecam Bupati.

Sebab bantuan tersebut, sambung Bupati, diperuntukan kepada warga kurang mampu, terlebih saat ini sedang musibah Corona Covid-19.

“Jadi ini sesuai anjuran pemerintah pusat dana tersebut membantu warga yang kurang mampu,” tandasnya.

Bupati juga mengimbau kepada warga agar tetap waspada, wajib hukumnya memakai masker demi menghindari Covid-19.

“Kita juga harus ambil jarak dan tidak boleh menyentuh bahkan bersalaman, ditambah sebelum makan harus mencuci tangan,” ingatnya.

Menurutnya, masker yang dibagikan, kemana pun pergi hingga ke luar kota, baik dengan roda dua dan empat harus pakai masker.

“Kalau tidak digunakan maka tentu anda akan disuruh pulang ke kampung,” ujarnya.

Sekertaris Ohoi Somlain Adrianus H. Ngamel mengatakan masyarakat Ohoi Somlain mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas kunjungan serta menyerahkan secara simbolis bantuan BST kepada warga.

Bantuan BST itu murni dari Dana Desa untuk 103 KK. Bantuan ini baru tahap pertama, sebesar Rp 600.000 sesuai dengan anjuran dari pemerintah pusat. “Tahap kedua dan ketiga, dan berikutnya tetap dibayar sesuai anjuran tersebut,” paparnya.

Ngamel menambahkan, bantuan tersebut sesuai dengan para penerima sesuai pendaftaran warga, tidak ada kongkalikong karena ada sanksi berupa kurungan penjara.

“Karena ini uang negara, jadi tentu kita kerja harus melalui prosedur. Apalagi semua unsur memantau pengelolaan bantuan BST, BPNT, PKH, BNT dan sebagainya,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya selalu berkordinasi dengan pimpinan wilayah kecamatan, Inspektorat dan PMD Kabupaten Malra tentang pengelolaan Dana Desa serta bantuan bantuan lainya.

Editor: Tarsisius Sarkol


Bupati sempat mengingatkan warga Somlain agar jujur dalam penerimaan bantuan dari pemerintah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU