“Yang pertama kali kami mengirimkan mahasiswa kami ke daerah di luar Ambon, Dobo dan juga Tual. Tujuannya agar meningkatkan pemahaman mahasiswa dan juga kualitas mutu dari magang,” ujar Indah Rosulva.
Langgur, suaradamai.com – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Politeknik Perikanan Negeri Tual kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di sektor perikanan. Melalui program magang bertema “Diversifikasi Olahan Ikan, Pembekuan dan Pemanasan Suhu Tinggi”, sebanyak 12 mahasiswa resmi diberangkatkan pada akhir bulan Maret dan awal Juni 2026 untuk menimba pengalaman industri di Pulau Jawa.
Kegiatan ini diawali dengan pembekalan magang yang dibuka oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik, Dani Sjafardan, dan turut dihadiri Ketua Jurusan serta para pimpinan program studi lainnya. Pembekalan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi dunia industri dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan.
Ketua Prodi THP, Indah Rosulva, menjelaskan bahwa program ini menjadi tonggak penting bagi THP. Yang lebih membanggakan, tahun ini merupakan kali pertama Prodi THP mengirim mahasiswa magang ke luar wilayah Ambon, Dobo, dan Tual.
“Yang pertama kali kami mengirimkan mahasiswa kami ke daerah di luar Ambon, Dobo dan juga Tual. Tujuannya agar meningkatkan pemahaman mahasiswa dan juga kualitas mutu dari magang,” ujar Indah Rosulva.
Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas wawasan serta meningkatkan kualitas pengalaman belajar mahasiswa secara langsung di dunia kerja, khususnya di pusat-pusat industri pengolahan hasil perikanan di Pulau Jawa.
Tidak hanya itu, sistem penempatan magang yang diterapkan juga dirancang secara khusus. Setiap perusahaan hanya diisi oleh satu hingga dua mahasiswa, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam mengembangkan kompetensi tanpa harus bersaing dengan banyak peserta lain. Pendekatan ini diyakini mampu menciptakan lulusan dengan keahlian spesifik yang menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.
“Ketika kembali dari magang, mahasiswa diharapkan memiliki keahlian khusus yang membedakan mereka dari yang lain. Ini menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing,” tambah Indah.
Ke depan, Prodi THP terus berupaya meningkatkan kualitas program magang, termasuk penguatan praktik laboratorium serta pengembangan jejaring kerja sama industri. Bahkan, THP menargetkan pelaksanaan magang tingkat internasional sebagai bagian dari visi jangka panjang, dengan harapan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga pemberi beasiswa.
Sejalan dengan itu, pihak jurusan juga menaruh harapan besar agar mahasiswa mampu menjadi lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan. Dengan kombinasi keterampilan teknis dan pengalaman lapangan, lulusan THP diharapkan mampu bersaing dan berkontribusi di industri perikanan nasional maupun global.
Melalui program magang yang terus dikembangkan ini, Prodi THP Politeknik Perikanan Negeri Tual semakin menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri. Upaya ini sekaligus menjadi bukti nyata dalam mencetak generasi muda perikanan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan masa depan.









