Kampus yang terletak di Kabupaten Maluku Tenggara itu juga mengirim sejumlah mahasiswa ke luar daerah seperti di Tual, Dobo, dan Sorong. Ada juga sebagian di dalam daerah.
Langgur, suaradamai.com – Lewat program magang kerja, Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) mengirim 103 mahasiswa ke Ambon untuk belajar.
Melalui program rutin ini, Polikant berupaya mendorong mahasiswa untuk mengenal dunia kerja, sekaligus sebagai sarana meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidangnya masing-masing.
Dosen pendamping Lany Metungun menyebutkan, 103 mahasiswa ini berasal dari delapan Program Studi (Prodi), terdiri atas tiga program D3 dan lima program D4.
Untuk program D3, ada Prodi Teknologi Budidaya Perikanan (TBP), Teknologi Penangkapan Ikan (TPI), dan Agribisnis Perikanan (AGP).
Sementara untuk program D4, ada Prodi Bioteknologi (Biotek), Teknologi Kelautan (TKL), Manajemen Rekayasa Budidaya Laut (MRBL), Manajemen Rekayasa Perikanan Tangkap (MRPT), dan Agrowisata Bahari (AWB).
Mahasiswa ditempatkan di lokasi yang berbeda-beda, seperti di Dinas Pariwisata dan tiga lokasi wisata, ditempatkan mahasiswa dari Prodi Agrowisata Bahari (AWB). Kemudian di Balai Budidaya Laut Ambon, ditempatkan mahasiswa dari Prodi TBP dan Bioteknologi.
Selanjutnya di Balai Karantina Ambon ada mahasiswa MRBL. Sementara di PSDKP dan PPN ditempatkan mahasiswa dari Prodi TKL dan TPI. Kemudian, Mahasiswa Agribisnis Perikanan (AGP) di Perusahaan Harta Samudera. Terkahir, mahasiswa MRPT dan AGP di Negeri Laha (bersama nelayan).
Lama belajar atau magang kerja mahasiswa setiap program berbeda. Mahasiswa semester 5 dari program D3 mengikuti magang kerja selama enam bulan. Sedangkan mahasiswa semester 7 dari program D4 hanya tiga bulan.
“Program D3 sudah mengikuti kurikulum merdeka belajar, sehingga lama magang kerja menjadi enam bulan, bertambah dari sebelumnya hanya tiga bulan,” jelas Metungun kepada Suaradamai.com lewat telepon, Senin (3/10/2022).
Metungun mengatakan, pihak kampus akan terus melakukan monitoring atau pengawasan terhadap mahasiswa selama proses magang kerja.
“Diharapkan dengan waktu yang lama ini, target kompetensi mahasiswa bisa tercapai,” ujar Metungun.
Plh. Ketua Prodi TBP itu menambahkan, selain di Ambon, Kampus yang terletak di Kabupaten Maluku Tenggara itu juga mengirim sejumlah mahasiswa ke luar daerah seperti di Tual, Dobo, dan Sorong. Ada juga sebagian di dalam daerah.
Editor: Labes Remetwa
Baca juga:





