Tingkatkan Mutu Institusi, Polikant Lakukan Pembenahan dari Dalam

Pembenahan itu dilakukan melalui kegiatan audit mutu internal oleh Satuan Penjaminan Mutu Internal (SPMI).


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) terus berbenah. Melalui Satuan Penjaminan Mutu Internal (SPMI) nya, kampus biru itu melakukan pembenahan dari dalam.

Ketua SPMI Polikant A. Malik Serang menyebutkan, pihaknya tengah melakukan pembenahan lewat kegiatan “audit mutu internal”, terhadap unit/bagian pada satu-satunya perguruan tinggi negeri di Kepulauan Kei, Maluku itu.

Ia menjelaskan, kegiatan audit mutu internal ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses pengelolaan di unit/bagian, dilaksanakan berdasarkan standar mutu yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Adapun standar mutu adalah kriteria yang menunjukkan tingkat capaian kinerja.

“Intinya memastikan bahwa standar mutu yang sudah ditetapkan itu terpenuhi. Kemudian, jika sudah terpenuhi, maka standar mutu itu bisa ditingkatkan,” jelas Malik kepada Suaradamai.com usai audit terhadap Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) Polikant, Selasa (20/8/2024).

Maksud Malik soal “standar mutu ditingkatkan” adalah karena hal tersebut merupakan bagian dari siklus SPMI. Dalam siklusi ini, ada lima tahapan, yakni Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP).

Proses audit yang berjalan hari ini masuk dalam tahapan evaluasi. Apabila unit/bagian sudah mencapai standar mutu atau capaian kinerja yang ditentukan, maka selanjutnya akan dilakukan peningkatan.

Adapun peningkatan yang dimaksud ada dua, yakni peningkatan dengan menambah jumlah standar mutu atau meningkatkan nilai indikator capaian kinerja.

“Tujuan akhir adalah untuk membangun budaya mutu di institusi,” jelas Malik.

Ia menambahkan, hasil audit mutu yang tengah dikerjakan ini, akan diteruskan dalam rapat tinjauan manajemen. Di sana, akan dibahas soal tindaklanjut dari temuan-temuan yang diperoleh selama audit.

“Tindaklanjut ini harus dilakukan oleh institusi, supaya indikator capaian yang ada di standar mutu bisa ditingkatkan atau bisa dicapai oleh setiap unit/bagian,” tambah Malik.

Malik menambahkan, siklus SPMI ini diadakan setiap tahun. Hingga kini, lanjut Malik, ada sejumlah unit/bagian sudah mencapai standar mutu yang ditetapkan. Sedangkan yang lainnya masih terus dibenahi.

“Yang sudah terpenuhi (mencapai standa mutu), ini harus ditingkatkan lagi untuk tahun-tahun berikutnya. Sementara yang belum akan kita kaji persoalan yang mereka hadapi untuk mencari solusinya,” jelas Malik.

Sementara itu, Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) Polikant, Usman Madubun, menambahkan, kegiatan audit mutu internal ini adalah sesuatu yang normal. Hal itu tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan pada unit/bagian.

Tetapi, melalui audit ini, diharapkan mutu institusi Polikant dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...