Jelang Dilantik Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual, AYR-AR Jalani Tes Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan ini juga diikuti oleh seluruh kepala daerah terpilih, jelang pelantikan kepala daerah serentak yang akan berlangsung pada Kamis 20 Februari 2025.


Jakarta, suaradamai.com – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual terpilih Periode 2025-2030, Akhmad Yani RenuatAmir Rumra (AYR-AR), menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (17/2/2025).

Pemeriksaan kesehatan ini juga diikuti oleh seluruh kepala daerah terpilih, jelang pelantikan kepala daerah serentak yang akan berlangsung pada Kamis 20 Februari 2025.

Kemendagri melakukan pemeriksaan kesehatan mendasar, seperti cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan lain-lain. Selain diperiksa kesehatannya, kepala daerah terpilih juga diberikan penjelasan tentang rangkaian pelantikan.

Wali Kota terpilih Kota Tual A. Yani Renuat mengaku, kondisi kesehatannya baik-baik saja. Dia juga mengaku siap untuk dilantik, hingga mengikuti retret di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

”Alhamdulillah sehat walafiat. Tadi pemeriksaan tensi, ambil darah dan lain-lain, sudah saya jalani,” kata Renuat.

Usai memeriksa kesehatan, Renuat juga mengambil undangan dan tanda pangkat dalam rangka pelantikan.

“Saya mohon doa dari semua warga Kota Tual, semoga kegiatan hingga pelantikan nanti bisa berjalan dengan lancar,” ujar Renuat.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Mantan Plt Sekda Malra Dilantik Jabat Kadis PKP Provinsi Maluku

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melantik dua kepala dinas hari...

Perluas Jangkauan Magang, Prodi THP Polikant Tingkatkan Pengalaman dan Keahlian Mahasiswa

“Yang pertama kali kami mengirimkan mahasiswa kami ke daerah...

Polikant Tual Peringati Hardiknas 2026, Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Kompetensi Dosen

Dalam momentum tersebut, Direktur Polikant menegaskan komitmennya untuk menuntaskan...

LNG Tepis Isu Ketidakberpihakan terhadap Tenaga Kerja Lokal

"Perlu kami tegaskan, 28 tenaga kerja yang ditahan di...