‎Lama Terbelangkai, Taman Kota Dobo Kembali Indah, Disparekraf Target Dongkrak PAD dan Buka Lapangan Kerja

‎Ia berharap, usai penataan taman kota ini, dapat menambah PAD Kepulauan Aru, juga sebagai ladang perputaran uang bagi masyarakat setempat yang nantinya dilibatkan.


‎Dobo, suaradamai.com – Setelah sekian lama terbelangkai dan tak difungsikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aru melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) mempercantik kembali Taman Kota Dobo di Kawasan Marbali, Desa Wangel.

‎Kepala Dinas Parekraf Aru,  Elita Maelissa mengungkapkan, salah satu tujuan utama dari penataan kembali taman kota ini sebagai destinasi unggulan, yakni untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kebijakan efesiensi anggaran yang dihadapi.

‎”Selain menambah PAD, juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat,” terang Maelissa kepada Suaradamai.com di Taman Kota Dobo, Rabu (6/5/2026).

‎Ia mengatakan, meski penataannya dilakukan secara bertahap, Disparekraf berupaya menghadirkan kembali taman kota sebagai destinasi wisata yang indah untuk dinikmati masyarakat dengan berbagai fasilitas.

‎”Yaitu kuliner yang bisa dinikmati pengunjung, baik makanan tradisional maupun moderen. Kemudian ada juga gasebo, photo booth, rumah pohon, bahkan untuk berkaraoke pun ada di sini,” terang Maelissa.

‎Untuk kuliner, Disaparekraf akan berkolaborasi dengan masyarakat untuk berjualan.

‎Selain itu para pengunjung juga bisa berenang di sekitaran pantai.

‎Taman kota ini kata Maelissa, akan disediakan wahana bermain bagi anak-anak hingga serbaguna yang bisa digunakan untuk berbagai acara.

‎Sebagian besar material yang digunakan untuk penataan kembali taman kota ini menggunakan material berbasis alam dan ramah lingkungan seperti kayu, bambu, hingga atap.

‎Maelissa lantas mengapresiasi para pegawai Disparekraf Aru yang tetap bekerja keras meskipun terkendala anggaran.

‎”Mereka tetap semangat dan juga mau ikut swadaya untuk penataan ini.  Sehingga taman kota yang tadinya terlihat seperti hutan, mulai terlihat indah kembali,” kata Maelissa.

‎Ia berharap, usai penataan taman kota ini, dapat menambah PAD Kepulauan Aru, juga sebagai ladang perputaran uang bagi masarakat setempat yang nantinya dilibatkan.

‎Setelah selesai penataan, taman kota akan dibuka untuk umum dengan harga tiket masuk lokasi yang sangat terjangkau.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Pemkot Tual Lepas Jamaah Calon Haji 2026, Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

“Jagalah kesehatan, kekompakan, serta saling membantu antar sesama jamaah....

Mantan Plt Sekda Malra Dilantik Jabat Kadis PKP Provinsi Maluku

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melantik dua kepala dinas hari...

Perluas Jangkauan Magang, Prodi THP Polikant Tingkatkan Pengalaman dan Keahlian Mahasiswa

“Yang pertama kali kami mengirimkan mahasiswa kami ke daerah...

Polikant Tual Peringati Hardiknas 2026, Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Kompetensi Dosen

Dalam momentum tersebut, Direktur Polikant menegaskan komitmennya untuk menuntaskan...