ITB Gelar Audisi Calon Mahasiswa Berprestasi, 20 Besar Dapat Ragam Instentif Pendidikan hingga Bimbingan Kedinasan

Audisi terbuka untuk lulusan SMA/SMK 2026 yang ingin masuk perguruan tinggi mana pun, bukan hanya Institut Transformasi Bintuni (ITB) Papua Barat.


itbBintuni, suaradamai.comInstitut Transformasi Bintuni (ITB) Papua Barat membuka peluang luas bagi lulusan SMA/SMK tahun 2026 melalui Audisi Calon Mahasiswa Berprestasi yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (16/5/2026) besok, pukul 09.00 WIT.

Bagi 20 peserta dengan nilai terbaik, menanti beragam insentif pendidikan mulai dari beasiswa kuliah penuh hingga bimbingan seleksi sekolah kedinasan.

Sehari sebelum pelaksanaan, Jumat (15/5/2026), ITB Papua Barat menggelar Rapat Pemantapan Persiapan Audisi di Gedung Rektorat.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK), Sumarni, menegaskan bahwa audisi ini bukan sekadar seleksi masuk kampus ITB, tetapi perguruan tinggi mana pun di Indonesia.

“Audisi yang akan kita lakukan besok bukan hanya kita menginginkan anak-anak masuk ke ITB, tidak. Kami memberi kesempatan yang cukup luas bagi calon mahasiswa untuk menentukan pilihannya. Entah mereka mau tetap di ITB atau di sekolah kedinasan lainnya,” ujar Sumarni.

Sebanyak 20 peserta dengan nilai terbaik akan mendapatkan beragam insentif pendidikan dengan rincian sebagai berikut.

Juara 1–3 mendapatkan pembebasan biaya kuliah penuh dari semester I hingga VIII, ditambah satu unit ponsel untuk menunjang proses perkuliahan.

Peringkat 4–10 mendapatkan pembebasan biaya kuliah selama dua semester pertama, serta rekomendasi beasiswa mulai semester III dan seterusnya.

Peringkat 11–20 mendapatkan program bimbingan khusus untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan seperti IPDN, Akademi Militer (Akmil), maupun Akademi Kepolisian (Akpol).

ITB Papua Barat juga menegaskan bahwa peserta yang masuk 20 besar bebas menentukan pilihan, baik melanjutkan studi di ITB Papua Barat maupun di sekolah kedinasan lain.

Dari sisi teknis, audisi menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) berbasis aplikasi Android. Proktor audisi, Rahmat Safaruddin, menjelaskan mekanisme pelaksanaannya.

“Calon mahasiswa datang, registrasi dulu, setelah itu baru kita berikan kartu login untuk masuk aplikasi guna melaksanakan ujian,” kata Rahmat.

Peserta cukup membawa ponsel pintar dan paket data. Seluruh soal saat ini masih dalam tahap penginputan ke dalam aplikasi menjelang pelaksanaan keesokan harinya.

Editor: Labes Remetwa


sg


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Bupati Kaidel Temui Dirjen SDA KemenPU Bahas Infrastruktur Air Bersih hingga Abrasi

‎Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel bersama Direktorat Jenderal Sumber...

Candaan Wabup Teluk Bintuni soal “Kiamat” di Depan Pendeta Yandi Bikin Jemaat Tertawa

Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, mencairkan suasana KPI...

Temui Komisi VIII DPR RI, PMKRI Dobo Dorong Pembentukan Kasi Katolik di Kemenag Aru

‎‎"Sekaligus meminta dukungan dari Bapak Alimudin Kolatlena selaku Anggota...

DLH Aru Beri Peringatan Keras Bagi Perusahan Perikanan yang Merusak Lingkungan

‎Menurutnya, aktivitas manusia yang tidak terkendali, seperti pengelolaan limbah...