Didukung 32 dosen dengan kualifikasi magister, doktor, hingga profesor, Institut Transformasi Bintuni (ITB) juga membuka kelas khusus bagi karyawan dengan jadwal kuliah di luar jam kerja.
Bintuni, suaradamai.com – Sebagai kampus kedua di Kabupaten Teluk Bintuni, Institut Transformasi Bintuni (ITB) telah membuka penerimaan mahasiswa baru 2026, guna memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah tersebut.
Pendaftaran dibuka dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada 22 Desember 2025 sampai 22 Maret 2026. Sementara gelombang kedua dibuka pada 22 Maret 2026 sampai 22 Juni 2026.
Cara mendaftar
Pendaftar dapat mendatangi langsung kampus ITB yang berlokasi di Jalan Sport Center Kampung Lama, Bintuni Timur, Teluk Bintuni, Papua Barat, dengan membawa dokumen pendaftaran.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi adalah:
- Fotokopi ijazah dan SKHU/SKL.
- KTP.
- Kartu Keluarga.
- Akta Kelahiran.
- Pas foto terbaru ukuran 3×4 dan 4×6 (masing-masing dua lembar).
- Dokumen dalam bentuk hard file dan soft file.
- Soft file merupakan hasil scan berkas asli.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0852-5158-2099 atau 0823-9998-6136.
Tiga Program Studi dan 32 Dosen
Institut Transformasi Bintuni (ITB) menghadirkan tiga Program Studi (Prodi) baru, yaitu S1 Pendidikan Guru PAUD, S1 Pendidikan Informatika, dan S1 Ilmu Pemerintahan.
ITB didukung 32 dosen, terdiri atas 26 dosen kualifikasi S2, satu kandidat dosen S3, empat dosen S3, dan satu guru besar (profesor).
Pihak kampus juga membuka kelas khusus bagi karyawan dengan jadwal kuliah di luar jam kerja.
CANGGIH, Visi Institut Transformasi Bintuni
Institut Transformasi Bintuni (ITB) mengusung visi CANGGIH. CANGGIH merupakan singkatan dari Cerdas, Andal, Nasional, Global, Gagah, Inovatif, dan Humanis.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ITB mengusung tujuh misi yakni:
- Meningkatkan kecerdasan dan kompetensi dalam bidang akademik maupun non-akademik untuk menjadi pribadi yang cerdas.
- Membangun sikap tanggung jawab, disiplin, dan dapat dipercaya sebagai individu yang andal.
- Menanamkan semangat cinta tanah air dan budaya lokal sebagai bagian dari jati diri nasional.
- Mendorong partisipasi aktif di era globalisasi melalui penguasaan bahasa asing dan teknologi sebagai wujud dan karakter global.
- Menanamkan kepercayaan diri dan etika berpenampilan yang mencerminkan pribadi gagah secara fisik maupun moral.
- Mendorong budaya berpikir kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan zaman.
- Menumbuhkan sikap empati, toleransi, dan kepedulian sosial untuk membentuk pribadi yang humanis.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni
