“Dimana Bapak-Ibu sekalian akan mulai hari ini bekerja keras untuk membantu saya sebagai direktur, mewujudkan visi-misi, tujuan strategis dan mulia dari Polikant yang kita cintai,” tutur Madubun.
Langgur, suaradamai.com – Di tengah tantangan dunia pendidikan vokasi yang semakin dinamis, Politeknik Perikanan Negeri Tual kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi institusi pendidikan maritim dan perikanan yang adaptif, profesional, dan berdaya saing. Komitmen tersebut ditandai melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakil Direktur (Wadir) periode 2026–2030 yang berlangsung di Ballroom Lantai 3 Polikant pada Senin (25/5/2026).
Momentum ini bukan sekadar agenda seremonial pergantian jabatan, melainkan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta mempercepat implementasi visi besar pengembangan Polikant ke depan.
Adapun jajaran pimpinan baru yang resmi dilantik yakni:
1. Jakomina Metungun sebagai Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Sistem Informasi
2. Roberto M. K. Teniwut sebagai Wakil Direktur II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum
3. Nini Munirah Renur sebagai Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama
Selain pelantikan para wakil direktur, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengangkatan pertama jabatan fungsional dosen Asisten Ahli serta serah terima jabatan di lingkungan kampus.
Direktur Usman Madubun dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan institusi pendidikan tidak dapat dilakukan secara individual, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur civitas akademika.
Menurutnya, jabatan yang diemban para wakil direktur merupakan amanah besar untuk membantu mewujudkan visi strategis Polikant sebagai pusat pendidikan vokasi kelautan dan perikanan yang unggul di kawasan timur Indonesia.
“Dimana Bapak-Ibu sekalian akan mulai hari ini bekerja keras untuk membantu saya sebagai direktur, mewujudkan visi-misi, tujuan strategis dan mulia dari Polikant yang kita cintai,” tutur Madubun.
Ia menegaskan, para pimpinan yang baru dilantik akan menjadi motor penggerak dalam mendorong penguatan akademik, tata kelola keuangan, pengembangan kemahasiswaan, hingga perluasan jejaring kerjasama.
Tak lupa, Madubun juga memberikan apresiasi kepada jajaran wakil direktur sebelumnya yang dinilai telah memberikan kontribusi penting terhadap perjalanan dan perkembangan institusi.
Sebagai Wakil Direktur I yang membidangi akademik dan sistem informasi, Jakomina Metungun menyampaikan rasa syukur sekaligus optimisme atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia mengakui bahwa tantangan di bidang akademik semakin kompleks, terutama dalam penguatan kualitas pembelajaran, digitalisasi layanan kampus, dan pengembangan sistem informasi yang terintegrasi.
Meski demikian, ia berkomitmen memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan Polikant.
“Sebagai Wadir I, ada banyak pekerjaan yang akan saya laksanakan di Bidang Akademik dan Sitem Informasi. Ini hal yang baru bagi saya tetapi saya mencoba untuk memberikan yang terbaik demi pengembangan Politeknik ini ke depan,” ucap Metungun.
Sementara itu, Roberto M. K. Teniwut menilai amanah baru yang diterimanya sebagai tantangan besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa salah satu fokus awal yang akan segera dikerjakan adalah penyusunan perencanaan anggaran dan penentuan pagu indikatif kegiatan tahun mendatang.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik akan menjadi fondasi penting dalam mendukung program-program pengembangan kampus secara berkelanjutan.
”Perasaan saya pasti senang dan ini juga tertantang karena tanggung jawab juga sangat berat. Program pertama itu dari sisi perencanaan dan juga keuangan, karena kita nanti pada dalam waktu dekat ini sudah ada perencanaan keuangan. Menentukan pagu untuk kegiatan tahun depan,
pagu indikutif tahun depan, sehingga setelah ini langsung kerja,” ucap Teniwut.
Di bidang kemahasiswaan, alumni, dan kerjasama, Nini Munirah Renur menekankan pentingnya sinergi seluruh civitas akademika untuk membawa Polikant semakin maju.
Ia berharap pelayanan kepada mahasiswa dapat terus ditingkatkan, termasuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya berdampak di lingkungan kampus, tetapi juga menyentuh masyarakat luas.
Menurutnya, kehadiran Polikant harus mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Tual dan Maluku Tenggara, khususnya pada sektor kelautan dan perikanan.
“Harapan saya, Polikant bisa berkembang lebih baik itu atas kerjasama semua. Bukan dari pimpinan Direktur atau wakil-wakil saja tapi semua civitas akademika. Bagaimana cara kita pelayanan ke mahasiswa, terkhusus untuk Tri Dharma Perguruan Tinggi itu lebih kita tingkatkan. Sehingga kita bukan menyentuh mahasiswa saja tapi juga masyarakat. Khususnya di Kota Tual dan Maluku Tenggara,” pungkasnya.
Pelantikan jajaran wakil direktur periode 2026–2030 menjadi simbol dimulainya babak baru penguatan kelembagaan Politeknik Perikanan Negeri Tual. Dengan semangat kolaborasi yang terus digaungkan pimpinan kampus, Polikant diharapkan semakin mampu mencetak lulusan vokasi yang unggul, inovatif, dan siap menjawab kebutuhan dunia industri maupun masyarakat pesisir di kawasan timur Indonesia.
