Bentuk LSP, Polikant Lanjut Susun Perangkat Asesmen dan Materi Uji Kompetensi

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari lokakarya yang dilakukan bulan lalu.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual sementara berproses membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1).

LSP P1 ini bertugas mensertifikasi mahasiswa. Sehingga mahasiswa ketika lulus, punya Sertifikat Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI).

Upaya pembentukan LSP P1 diawali dengan menggelar lokakarya penyusunan standar kompetensi dan skema sertifikasi. Lokakarya ini dilaksanakan pada 9 sampai 11 November lalu.

Lokakarya tersebut menghasilkan 10 skema sertifikasi dari 10 Program Studi yang ada di Kampus Biru itu.

Polikant kemudian lanjut menyusun perangkat asesmen dan materi uji kompetensi.

Selanjutnya, skema sertifikasi dan materi uji yang disusun akan dikirim ke Badan Nasional Standarisasi Profesi (BNSP) untuk proses apresiasi atau verifikasi.

Bertempat di Ballroom Lantai 2 Aurelia Kimson Centre, Rabu (9/12/2020), Polikant menggelar Workshop Penyusunan Perangkat Asesmen dan Materi Uji Kompetensi.

Workshop dilaksanakan selama tiga hari, 9 sampai 11 Desember 2020 mendatang. Andi Imran Anshari dan Ahmad Daud masih bertindak sebagai narasumber pada workshop lanjutan ini.

Diharapkan, di akhir kegiatan, Workshop ini menghasilkan 1l materi uji kompetensi.

Adapun 10 materi uji yang akan dihasilkan antara lain Materi Uji Kompetensi untuk Skema Sertifikasi Klaster Penangkapan Ikan, Skema Sertifikasi Pemasaran Rumput Laut, Skema Sertifikasi Klaster Penilai Kondisi Padang Lamun, Skema Sertifikasi Klaster Penyakit Biota Laut, Skema Sertifikasi Supervisor Pembekuan Ikan Tuna, Skema Sertifikasi Klaster Pengoperasian Mesin Referigasi Kapal Perikanan, Skema Sertifikasi Klaster Pengelola Destinasi Pariwisata, Skema Sertifikasi Klaster Pembenihan Tiram Mutiara Maxima, dan Skema Sertifikasi Penangkapan Ikan di Laut.

Dalam arahannya, Direktur Polikant Jusron A. Rahajaan minta agar Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1) Polikant dapat segera terbentuk agar dapat mensertifikasi mahasiswa.

“Setiap proposal ataupun kegiatan nasional yang kita laksanakan, biasanya ditanya capaian, outcomenya, berhubungan dengan mahasiswa dan kompetensi,” kata Direktur menjelaskan alasan mengapa LSP P1 Polikant harus cepat ada.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...