Ana Yunus Pindah ke Provinsi, Rahantoknam Jabat Plt. Sekda Maluku Tenggara

Proses pergantian dari Ana ke Rahantoknam ditandai dengan acara serah terima jabatan di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (19/2/2025).


Langgur, suaradamai.com – Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Fillips Lodewijk Rahantoknam, resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Malra.

Rahantoknam menggantikan Ana yang akan pindah tugas ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.

Proses pergantian dari Ana ke Rahantoknam ditandai dengan acara serah terima jabatan di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (19/2/2025). Turut hadir Pj. Bupati Malra Samuel Huwae, Ketua dan Anggota Tim Asistensi Pemkab Malra Nico Ubro dan Felix B. Tethool, serta para pimpinan OPD.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Malra Samuel Huwae mengucapkan terima kasih kepada Ana atas pengabdian sebagai Plt. Sekda selama dua bulan lebih.

“Terima kasih untuk Ibu Ana. Waktu yang singkat, tapi padat di dalam penyelenggaraan pemerintahan, membantu saya,” ujar Huwae.

Huwae melihat Rahantokman sebagai birokrat tulen yang berproses lama di Maluku Tenggara. Karena itu, ia harap Rahantoknam menghayati posisinya sebagai orang Kei dan berkontribusi untuk untuk kebaikan Maluku Tenggara.

Huwae menegaskan, pengangkatan Rahantoknam sebagai Plt. Sekda adalah murni pilihannya. “Saya pilih Pa (Plt) Sekda tidak ada titipan. Saya jujur, saya mengatakan, tidak ada titipan,” tegas Huwae.

Sebagai informasi, mantan Plt. Sekda Malra Ana Yunus telah menggelar acara perpisahan dengan jajaran ASN Pemkab Malra kemarin, Selasa (18/2/2025). Siang ini ia bersama Pj. Bupati Huwae berangkat ke Ambon.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

85 Lulusan P2TIM Teluk Bintuni Siap Masuki Dunia Kerja Migas

Graduation Batch 20 tandai lahirnya tenaga kerja terampil di...

Suasana Haru Warnai Pengantaran Jamaah Haji Kota Tual ke Tanah Suci

Acara pengantaran dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tual,...

Harga “Minyak Kita” di Kota Tual Tembus Rp23 Ribu, Pemkot Intensifkan Pengawasan

Dalam pemantauan tersebut, TPID menemukan sebagian besar minyak goreng...