Begini Cara Poltek Perikanan Tual Cegah Covid-19

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mulai dari penerapan belajar jarak jauh hingga pengadaan alat rapid test. Polikant juga punya alat PCR untuk tes swab.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual menanggapi serius pandemi Covid-19. Jauh-jauh hari mereka sudah melakukan upaya pencegahan, mulai dari penerapan belajar jarak jauh hingga pengadaan alat rapid test.

Sejak 16 Maret 2020, Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) sudah merumahkan mahasiswa, belajar jarak jauh menggunakan jaringan internet. Dosen-dosen dituntut agar lebih inovatif mengembangkan bahan ajar e-learning (pembelajaran berbasis internet).

“Yang berkantor hanya beberapa unit bagian tertentu secara reguler harus menangani operasional kampus, termasuk saya dan beberapa pimpinan, kemudian tim gugus tugas (percepatan penanganan Covid-19 Polikant)” ujar Direktur Politeknik Perikanan Negeri Tual J. A. Rahayaan kepada suaradamai.com melalui sambungan telepon Selasa malam (19/5/2020).

Setiap dua minggu selama masa libur ini, Tim Gustu Polikant melakukan penyemprotan disinfektan. “Kami menyiapkan semua alat cuci tangan, alat pembersih, itu disiapkan sudah jauh-jauh hari mengantisipasi pendaftaran mahasiswa baru, praktikum mahasiswa yang diatur sesuai protokol Covid-19,” tambah Rony sapaan J. A. Rahayaan.

Tidak hanya itu Polikant Tual juga sedang mendesain APD bagi tenaga medis, pengadaan 12 unit thermo scaner untuk ditempatkan di kantor pusat hingga setiap program studi, dan juga pengadaan alat rapid test.

“Kami sedang mendesain APD, kita persiapkan untuk apabila ada kerjasama dengan Dinas Kesehatan kedua kota dan kabupaten (Tual dan Malra), (agar) mereka juga tidak kesulitan untuk mendapat hal-hal tersebut,” tambah Rony.

Polikant juga punya dua unit alat polymerase chain reaction (PCR) untuk melakukan uji swab guna mendeteksi virus corona. “Mungkin perlu dilengkapi lah. Kita siap membantu pemerintah daerah kalo mereka butuh alat itu (PCR),” ujar Rony.

Rony menambahkan pihaknya sudah menyurati Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara – sejak penerapan belajar jarak jauh – untuk kerja sama. Namun hingga saat ini belum ada respon dari pemerintah. Meski demikian, ia tetap membuka ruang untuk kerja sama.

Editor: Labes Remetwa


Polikant Tual tetap membuka ruang untuk kerja sama dengan Pemerintak Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tengara.

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU