Rabu, September 30, 2020

Begini Cara Poltek Perikanan Tual Cegah Covid-19

Mulai dari penerapan belajar jarak jauh hingga pengadaan alat rapid test. Polikant juga punya alat PCR untuk tes swab.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual menanggapi serius pandemi Covid-19. Jauh-jauh hari mereka sudah melakukan upaya pencegahan, mulai dari penerapan belajar jarak jauh hingga pengadaan alat rapid test.

Sejak 16 Maret 2020, Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) sudah merumahkan mahasiswa, belajar jarak jauh menggunakan jaringan internet. Dosen-dosen dituntut agar lebih inovatif mengembangkan bahan ajar e-learning (pembelajaran berbasis internet).

“Yang berkantor hanya beberapa unit bagian tertentu secara reguler harus menangani operasional kampus, termasuk saya dan beberapa pimpinan, kemudian tim gugus tugas (percepatan penanganan Covid-19 Polikant)” ujar Direktur Politeknik Perikanan Negeri Tual J. A. Rahayaan kepada suaradamai.com melalui sambungan telepon Selasa malam (19/5/2020).

Setiap dua minggu selama masa libur ini, Tim Gustu Polikant melakukan penyemprotan disinfektan. “Kami menyiapkan semua alat cuci tangan, alat pembersih, itu disiapkan sudah jauh-jauh hari mengantisipasi pendaftaran mahasiswa baru, praktikum mahasiswa yang diatur sesuai protokol Covid-19,” tambah Rony sapaan J. A. Rahayaan.

Tidak hanya itu Polikant Tual juga sedang mendesain APD bagi tenaga medis, pengadaan 12 unit thermo scaner untuk ditempatkan di kantor pusat hingga setiap program studi, dan juga pengadaan alat rapid test.

“Kami sedang mendesain APD, kita persiapkan untuk apabila ada kerjasama dengan Dinas Kesehatan kedua kota dan kabupaten (Tual dan Malra), (agar) mereka juga tidak kesulitan untuk mendapat hal-hal tersebut,” tambah Rony.

Polikant juga punya dua unit alat polymerase chain reaction (PCR) untuk melakukan uji swab guna mendeteksi virus corona. “Mungkin perlu dilengkapi lah. Kita siap membantu pemerintah daerah kalo mereka butuh alat itu (PCR),” ujar Rony.

Rony menambahkan pihaknya sudah menyurati Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara – sejak penerapan belajar jarak jauh – untuk kerja sama. Namun hingga saat ini belum ada respon dari pemerintah. Meski demikian, ia tetap membuka ruang untuk kerja sama.

Editor: Labes Remetwa


Polikant Tual tetap membuka ruang untuk kerja sama dengan Pemerintak Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tengara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU