Bupati Malra Lantik 34 PPTP dan PA

Bupati memutasikan 22 pejabat, sementara 12 pejabat lainnya dipertahankan pada jabatannya.

Langgur, suaradamai.com – Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun memutasikan 22 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) dan Pejabat Administrator (PA) di lingkup Pemkab Malra. Sementara 12 PPTP dan PA lainnya bertahan pada jabatannya.

Bersamaan dengan itu, Orang nomor satu Malra ini langsung menggelar prosesi pelantikan, di Aula Kantor Bupati Baru Jalan Raya Langgur – Debut, Jumat (31/1/20). 

Mutasi jabatan PPTP dan PA ini ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Maluku Tenggara, masing-masing dengan Nomor 821.22/SK/001/2020 dan No. 821.23/SK/001/2020 tertanggal 30 Januari tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati M. Thaher Hanubun dalam sambutannya mengatakan, pelantikan Pejabat Tinggi Pratama dan jabatan Struktural Eselon II.b yang dilaksanakan saat itu, sesungguhnya adalah hal yang sudah biasa terjadi dalam sistem manajemen ASN. Prosesi tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi Perda 04 tahun 2019 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Maluku Tenggara yang telah disahkan beberapa waktu lalu.

“Patut diakui bahwa Perda OPD yang baru ini telah mengakomodasi kebijakan nasional sebagaimana pidato Bapak Jokowi pada saat pelantikan menjadi Presiden RI periode kedua tentang lima prioritas kerja. Jokowi menginginkan, agar segala bentuk kendala dalam regulasi disederhanakan, serta penyederhanaan birokrasi harus tetap dilakukan besar-besaran,” ujar Hanubun.

Hanubun menyatakan bahwa secara faktual bila dibandingkan dengan Perda 03 Tahun 2016, maka terdapat 212 jabatan struktural yang ditiadakan atau dihapus. Sehubungan dengan itu, maka makna dari penataan ini adalah adanya oragnisasi perangkat daerah yang adaptif, responsif serta bergerak cepat seiring dengan pencapaian Visi Misi Pemkab Malra sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2108-2023.

Bupati mengingatkan, tantangan Malura kedepannya semakin berat. Dimana target-target untuk mengurangi angka kemiskinan dan peningkatan pembangunan lainnya, membutuhkan kerja seluruh komponen.

“Saya menginginkan agar seluruh ASN di daerah ini, terutama yang dipercayakan untuk memangku jabatan eselon II, III dan IV, harus inovatif dan tidak terpaku pada jabatan yang monoton dan rutinitas semata, serta mampu menerjemahkan setiap kebijakan itu dalam kerangka operasional kerja,” tegas Bupati.

Ia juga menegaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah yang dilakukan itu telah melalui proses yang panjang. Dimana 12 jabatan eselon II yang lowong, telah dilaksanakan seleksi terbuka dan pelaksanaan mutasi/rotasi antar eselon II mellaui job fit (uji kesesuaian) yang juga telah dilakukan saat waktu lalu melalui pembentukan Pansel, serta telah memperoleh persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara.

22 Jabatan PPTP dan PA yang Dimutasi

  1. Fillips Lodewijk Rahantoknam. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda). Jabatan saat ini, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda).
  2. Sarah Far-Far. Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Dimutasi sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
  3. Moh. Arsyad Jabkenyanan. Jabatan sebelumnya adalah Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Saat ini sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan.
  4. Petronela Savsavubun. Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Dimutasi menjabat Kepala Dinas Kebudayaan.
  5. Jan Pieter Rahanra. Sebelumnya menjabat Sekertaris DPRD. Sekarang menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
  6. Pieter Bambang Royaly Rahajaan. Jabatan sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata (Dispar). Sekarang menjabat sebagai Sekertaris DPRD.
  7. Nurjana Yunus. Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Saat ini sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
  8. Alexander Joko Wiyono, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sekarang menjabat Kepala Dinas Pariwisata (Dispar).
  9. Martinus Mon. Jabatan sebelumnya Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Jabatan saat ini, Asisten Administrasi Umum/Sekda.
  10. Jhon Jamarthin Nikson Hukubun. Jabatan lama Sekertaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Jabatan saat ini Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber daya Manusia.
  11. Andreas Savsavubun. Jabatan lama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Saat ini menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
  12. Muhsin Rahayaan. Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Daerah (Dispora). Saat ini menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
  13. Zainal Arifin. Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang). Didapuk menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah.
  14. Afan Bachri Ifat. Sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Dimutasi menjadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.
  15. Antonius Urbanus Walken Raharusun. Sebelumnya menjabat Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokoler Setda. Saat ini menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
  16. Hendrikus Watratan. Sebelumnya menjabat Kepala Bagian Organisasi Setda. Saat ini menjabat Kepala Dinas Sosial.
  17. Munawir Matdoan. Sebelumnya menjabat Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). Saat ini menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP).
  18. Abraham Rejaan. Sebelumnya menjabat Camat Kei Kecil, didapuk sebagai Kepala Satuan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
  19. Bernardus Rettob. Jabatan sebelumnya Asisten Administrasi Umum Setda. Saat ini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.
  20. Agustinus Ohoira. Sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dimutasi sebagai Plt. Sekertaris Dinas Pemuda dan Olahraga Daerah.
  21. Daniel Lucas Kusapy. Sebelumnya menjabat Kepala Bagian Infrastruktur Setda, dimutasi menjabat Plt. Sekertaris Badan Pengelola Perbatasan Daerah.
  22. Huyur Matdoan. Sebelumnya menjabat sebagai Sekertaris Inspektorat. Saat ini sebagai Plt. Inspektur.

12 Jabatan PPTP yang Tetap

  1. A.Yani Rahawarin. Tetap menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Nam instansi berubah menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah.
  2. Feliks Bonu Tethool. Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian. Saat ini menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
  3. Mohtar Ingratubun, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
  4. Katrintje Notanubun, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).
  5. Clemens Welafubun, Kepala Dinas Pendidikan.
  6. Hj. Thalib Renhoran, Kepala Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah.
  7. Achmad Dahlan Tamher, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
  8. Muhamad Tukloy, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).
  9. Johanis Renmaur, Kepala Dinas Perhubungan.
  10. Nicodemus Ubro, Kepala Dinas Perikanan.
  11. Abdul Hamid Rumra, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.
  12. Abd. Hamid Ingratubun, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

(gerryngamel/labesremetwa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU