Dapat Laporan Penipuan 3 Juta Rumah, BP3KP Papua II Gelar Audiens dengan Pemkab Teluk Bintuni

Awas penipuan berkedok Program 3 Juta Rumah! Papua Barat jadi sasaran, Teluk Bintuni pun tak luput.


Bintuni, suaradamai.com – Kabupaten Teluk Bintuni dan sejumlah daerah lainnya di Provinsi Papua Barat dikabarkan menjadi sasaran penipuan berkedok Program 3 Juta Rumah.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Papua II, P. M. Desyarmeda Killian, mengaku telah mengantongi sejumlah laporan tidak resmi berkaitan dengan aksi tipu-tipu itu.

“Kami mendengar laporan tidak resmi. Itu banyak masyarakat yang sampaikan ‘kami dimintai bermacam-macam lah. Mulai dari Rp500 ribu sampai ke atas’. Itu dengan imbalan mereka memegang kontrak. Kemudian mereka akan mendapat pergantian dari rumah-rumah yang mereka bangun,” ungkap Killian kepada suaradamai.com.

Menurut Killian, berdasarkan laporan yang ia terima, aksi penipuan sudah terjadi di sejumlah daerah seperti Manokwari, Kota Sorong, Kabupaten Sorong, dan Teluk Bintuni.

“Selama ini banyak masyarakat yang menjadi korban penipuan, baik dimintai uang, dimintai materi lah. Intinya untuk timbal balik dapat [program] 3 juta rumah. Padahal kan programnya tidak seperti itu,” tambah Killian.

Kondisi tersebut menjadi alasan bagi BP3KP Papua II untuk mendatangi langsung pemerintah daerah dan masyarakat guna memperjelas program Presiden Prabowo tersebut.

Pada Senin (15/9/2025), BP3KP Papua II menggelar audiens bersama Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy dan jajaran di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati setempat.

Dalam kesempatan itu, Killian bersama Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Papua Barat Ferry Moya menjadi narasumber. Pertemuan dipandu oleh Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Teluk Bintuni Vicky Futunanembun.

Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy bersama para pimpinan OPD, para kepala distrik, dan perwakilan perusahaan menjadi peserta. Pertemuan berlangsung dalam dua sesi yakni pemaparan materi dan tanya jawab.

Program 3 Juta Rumah

Kepala BP3KP Papua II, P. M. Desyarmeda Killian, menegaskan bahwa Program 3 Juta Rumah bersumber dari APBN, swadaya masyarakat, CSR perusahaan, dan pengembang perumahan.

“Intinya Program 3 Juta Rumah itu program gotong-royong. Keroyokan dari segala macam pihak,” jelas Killian kepada suaradamai.com usai audiensi.

Menurut Killian, tahun ini dan kedepan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berfokus pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Walaupun pembangunan rumah susun dan rumah khusus masih tetap ada. Tapi porsinya tidak besar. Jadi sekarang lebih berfokus pada rehab rumah itu, yang Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya,” jelas Killian.

Ia menambahkan, untuk tahun ini, di Papua Barat hanya Kabupaten Fak-Fak yang mendapat program BSPS, yakni sebanyak 500 unit.

“Untuk tahun depan kami belum tahu. Belum diberikan rincian per kabupaten berapa. Tapi kalau tidak salah itu secara total sekitar 400an ribu secara nasional,” sebut Killian.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...