Festival ini akan menghadirkan kegiatan-kegiatan yang diakses secara gratis, seperti pemeriksaan kesehatan, cukur rambut, pembagian ransum ABK Perikanan, karaoke bersama. Kemudian ada diskusi interaktif bersama PPP Dobo, DFW, dan pengurus kapal.
Dobo, suaradamai.com – Memperingati Hari Nusantara 2025, Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia menggelar Festival Hari Nusantara di sejumlah kota di Indonesia pada 13 dan 22 Desember 2025.
Festival dengan tema ‘Aman Bekerja di Laut’ akan digelar di beberapa Kota, yakni Pekalongan, Benoa, Dobo, Bitung, dan Jakarta Utara.
Hari Nusantara digelar sebagai peringatan tahunan atas identitas Indonesia sebagai negara kepulauan.
Di Dobo, Kepulauan Aru, Festival ini akan digelar pada 13 Desember 2025 di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Dobo.
Acara dimulai sejak pukul 18.00 hingga selesainya dan terbuka untuk umum.
Festival ini akan menghadirkan kegiatan-kegiatan yang diakses secara gratis, seperti pemeriksaan kesehatan, cukur rambut, pembagian ransum ABK Perikanan, karaoke bersama. Kemudian ada diskusi interaktif bersama PPP Dobo, DFW, dan pengurus kapal.
Dari keterangan yang diterima suaradamai.com, penyelenggara berharap acara ini tidak hanya menjadi seremoni simbolik, tetapi juga ruang reflektif yang mengangkat realitas sosial para penjaga laut: pekerja perikanan.
Mereka adalah nelayan, pembudidaya, pengolah hasil laut, dan awak kapal perikanan yang setiap hari bergelut dengan laut, menghadapi risiko tinggi, dan bekerja dalam kondisi yang sering kali tidak manusiawi.
Dalam kurun waktu 2019-2023, Nasional Fisher Center menerima 183 pengaduan dengan jumlah korban sebanyak 518 orang dari berbagai wilayah Indonesia.
Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari sistem kerja yang belum berpihak pada perlindungan pekerja perikanan dan nelayan.





