Dilantik Jadi Kadishub Malra, Ini Lima Tugas Nikson Hukubun dari Bupati

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lima tugas itu yakni penataan lalu lintas hingga mendorong pengembangan pelabuhan perikanan di Uf.


Langgur, suaradamai.com – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tenggara Nikson Hukubun mendapat lima tugas dari Bupati Muhammad Thaher Hanubun.

Lima tugas itu yakni penataan lalu lintas, memperketat izin berlayar, meningkatkan konektivitas Kei Kecil-Kei Besar, mengakselerasi pelayanan maskapai Garuda dan Citylink, dan mendorong pengembangan pelabuhan perikanan di Uf.

Hal itu disampaikan Nikson usai pelantikan di Aula Kantor Bupati Malra, Rabu (15/4/2021).

Penataan lalu lintas difokuskan di Kota Langgur. Masalah seperti tabrak jalur dan penutupan jalan jadi fokus utama.

Untuk mengatasi masalah ini, Nikson mengatakan, kedepan Dinas Perhubungan melakukan inovasi. Tidak hanya ada rambu lalu lintas, tetapi juga pembatas jalan yang melarang masyarakat menggunakan jalur tertentu.

“Kota Langgur ini kalau berlaku satu arah secara penuh, maka kita bisa menekan angka kecelakaan dalam kota,” kata Nikson.

Dinas Perhubungan, sambung dia, kesulitan karena tidak punya kewenangan mengalihkan jalur. Dia mengaku sangat repot jika terjadi penutupan jalur dalam kota. Mengatasi persoalan ini, Nikson mengatakan, mereka akan melakukan pendekatan secara persuasif dengan pemerintah ohoi.

Kemudian, untuk menjaga keselamatan pelayaran, Nikson mendapat tugas memperketat izin berlayar. Dia menjelaskan, pihaknya harus memastikan bahwa kapal/transportasi laut lainnya harus dilengkapi dengan fasilitas keselamatan seperti life jacket.

“Saya sepakat dengan Pak Jonan, mantan Menteri, bahwa lebih baik kita tidak berangkat daripada tidak pernah sampai. Jadi itu yang akan kita kerjakan, perketat,” jelas Nikson.

Nikson juga ditugaskan untuk meningkatkan konektivitas Kei Kecil-Kei Besar.

“Harus ada pintu masuk di wilayah selatan. Harus juga ada di utara timur. Sehingga ketika Ferry bisa melayani, tentu kapasitas muat lebih besar, lebih aman, dan lebih murah,” kata Nikson menjelaskan kebutuhan di Pulau Kei Besar.

Selain itu, pembangunan pelabuhan Rakyat di Faan juga harus dituntaskan untuk meningkatkan konektivitas. Kedepan, pelabuhan tersebut juga akan dimodifikasi untuk Ferry.

“Dengan begitu titik konektivitas antar wilayah ini semakin tinggi. Jadi orang turun dari pesawat, naik mobil ke kota, dan bisa hari itu menyeberang ke Kei Besar,” terang dia.

Tugas yang keempat adalah mendorong pelayanan maskapai Garuda atau Citylink di Maluku Tenggara.

Untuk tugas yang satu ini, dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan akan melayangkan surat ke Kantor Staf Kepresidenan untuk permintaan pelayanan Maskapai Garuda. Sedangkan maskapai Citylink sudah dijajaki oleh Bupati Malra pada minggu lalu. Bupati sudah bertemu dengan Direktur Utama Citylink Juliandra Nurtjahjo dan Chief Commercial Officer Citylink Benny Rustanto di Hotel Mulawarman, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).

“Garuda kan BUMN. (Harapannya) mereka dapat mempertimbangkan lagi untuk masuk ke sini. Memang Garuda sangat mendukung pengembangan pariwisata,” kata Nikson.

Selain itu, pihaknya juga mendorong layanan kargo untuk ekspor produk perikanan.

Dalam waktu dekat, Deputi I Kantor Staf Kepresidenan bersama Dirtek Pelindo IV akan mengunjungi Maluku Tenggara. Lewat momentum, lanjut Nikson, pihaknya akan mengusulkan kebutuhan pembangunan di Malra, misalnya pengembangan pelabuhan Uf untuk mendukung M-LIN. Termasuk juga pengembangan pelabuhan Elat.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU