Minggu, Juli 12, 2020

Update Covid

Perkembangan terkini virus corona di Provinsi Maluku

Beranda Maluku Tenggara Dinas PUPR Malra Capai 90 Persen Pembangunan Infrastruktur

Dinas PUPR Malra Capai 90 Persen Pembangunan Infrastruktur

“Untuk tahun 2019 kemarin, kami fokuskan di sebagian wilayah Kei Besar, dimana rata-rata tersebar di wilayah Kei Besar Utara Timur dan Selatan,” tutur Kepala Dinas PUPR Malra Yunus.

Langgur, suaradamai.com Pembangunan sejumlah Infrastruktur di Kabupaten Maluku Tenggara oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tercatat hingga akhir tahun 2019 telah mencapai 90 persen.

Capaian pembangunan Infrastruktur tersebut meliputi pembangunan jalan dan jembatan, pelayanan air bersih dan program pamsimas, serta infrastruktur pendukung kawasan perkotaan.

Kepala Dinas PUPR Malra Nurjana Yunus menjelaskan, target pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang terakomodir dalam anggaran program tahun 2019 adalah sepanjang 32,26 kilometer. Diantaranya, yakni ruas jalan simpang Elat-Yamtel, Elat-Werka-Watuar-Tamangil-Weduar Fer, akses jalan kawasan strategis di Ohoi Letvuan, jalan masuk pelabuhan Debut, dan akses jalan perhubungan Kota Elat menuju dermaga (jalan non status) serta pembangunan jembatan di Ohoi Namar.

Dari rincian tersebut, presentasi jalan kondisi mantap yang telah rampung 100%, yakni jalan akses masuk kawasan strategis (lokasi budaya) di Ohoi Letvuan, jalan pelabuhan Debut sepanjang kurang lebih 1,9 km, jembatan di Ohoi Namar, serta akses penghubung Kota Elat ke dermaga penyeberangan dengan panjang kurang lebih 800 meter.

Sedangkan ruas jalan simpang Elat-Yamtel, Elat-Werka-Watuar-Tamangil-Weduar Fer, diperkirakan akan baru rampung di akhir Januari 2020. Sehingga presentasi capaian infrastruktur jalan 32,26 km hingga akhir tahun 2019 kemarin baru mencapai 86,25%.

“Memang yang masih kurang itu ruas jalan Elat-Yamtel, namun sesuai aturan dengan adanya penambahan waktu, maka kami targetkan akan rampung 100% di akhir Januari 2020. Sehingga realiasasi jalan sepanjang 32,26 km tersebut dapat mencapai target 90%,” ungkap Yunus saat ditemuai awak media ini.

Capaian Pelayanan Air Bersih dan Program Pamsimas

Menurut Yunus, estimasi capaian pelayanan air bersih di Maluku Tenggara pada tahun 2019 telah mencapai 98%. Capaian ini mengalami peningkatan 5,1% atau menjadi 69,7% dari sebelumnya 64,6%. Total capaian estimasi ini ditangani dengan mengggunakan biaya DAK dan Pamsimas senilai kurang lebih Rp.12 miliar.

Pelayanan air bersih tersebut dilakukan dengan pekerjaan penyambungan instalasi perpipaan sejumlah 1.124 sambungan rumah di 22 ohoi yang tersebar di Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya di wilayah Kei Besar.

“Untuk tahun 2019 kemarin, kami fokuskan di sebagian wilayah Kei Besar, dimana rata-rata tersebar di wilayah Kei Besar Utara Timur dan Selatan. Mengingat dua wilayah itu, dianggap sebagai daerah miskin,” tutur Yunus.

Dinas PUPR Malra turut melaksanakan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Meski begitu, Yunus mengaku, penanganan penyediaan air bersih berbasis masyarakat ini agak terlambat karena dikerjakan oleh masyarakat sendiri.

Selain program pelayanan di atas, ada juga capaian rumah tangga sanitasi yang mengalami peningkatan 3,96%. Capaian ini dibuktikan dengan adanya pelayanan sanitasi bagi 950 KK di wilayah Kei Besar dengan pusat penyebarannya di wilayah Kei Besar Utara Timur.

“Di sini kami mendukung program Dinas Kesehatan, yang mana masyarakat di wilayah pedesaan harus bebas 100 0 100, yang mana 100% akses air minum, 0% kawasan kumuh dan 100% akses sanitasi. Di dalam target Sanitasi 100% itu 0% BABS (Buang air besar sembarangan). Sehingga dengan adanya pelayanan sanitasi yang baik dari pihak Dinas PU, maka keluarlah Open Defecation Free (ODF) atau BABS,” katanya.

Selain itu Dinas PUPR Malra memiliki program tata ruang terkait Final Report atau laporan akhir program, yang mana akan terus disempurnakan hinggga dapat berbentuk Ranperda.

“Kami targetkan di tahun 2020 ini, dokumennya sudah bisa disampaikan ke DPRD untuk dibahas dan selanjutnya bisa dijadikan Perda,” cetusnya.

Capaian Infrastruktur Pendukung Kawasan Perkotaan

Guna mewujudkan impian Bupati Malra M. Thaher Hanubun untuk menjadikan Kota Langgur bersih di pagi hari dan terang di malam hari, maka oleh Dinas PUPR telah merealisasikan pengadaan pemasangan lampu jalan di sejumlah titik lokasi. Pengadaaan tersebut telah rampung 100%.

“Pemasangan lampu di sepanjang jalan kabupaten sebanyak 110 unit, pengadaan pemasangan lampu jalan di tempat-tempat ibadah sebanyak 8 unit dan pengadaaan pemasangan lampu jalan dalam kota kecamatan sebanyak 40 unit. Ada juga pengadaan asesoris genset, yang mesinnya selalu dipakai pihak PU saat melaksanakan iven-iven besar,” sebut Yunus.  

Selain itu, pembangunan trotoar sepanjang 200 meter dengan presentasi capaian 100%. Pembangunan drainase sepanjang 400 meter di jalan Soekarno-Hatta, dengan presentasi 90%.

“Untuk drainase ini hanya kurang pemasangan paving block saja,” katanya.

Yunus menambahkan, rehabilitasi medan jalan sepanjang 1.686 meter, dengan presentasi 90% dan tinggal hanya proses pengecatan. Sedangkan untuk revitalisasi kawasan kuliner Vat Wahan, dengan kondisi keseluruhan pembangunan membutuhkan dana kurang lebih Rp4 miliar.

Meski begitu, anggaran yang dialokasikan untuk revitaliasai hanya senilai Rp. 1 miliar. Dari anggaran yang ada, sebesar Rp. 900 Juta telah dialokasikan di tahap pertama.

“Bagi kami nilai itu tidak cukup untuk memenuhi total target perencanaan yang ada. Tetapi, kami optimis untuk selalu menunjukan kinerja yang baik dengan mengejar penggunaan Rp 1 miliar ini bisa selesai hingga pada tahap kedua. Dengan begitu pimpinan bisa melihatnya dan mudah-mudahan bisa menambah anggaran saat pembahasan perubahan anggaran, sehingga dapat menuntaskan target,” terangnya. (gerryngamel/labesremetwa)

2 KOMENTAR

  1. Ok, baik bagaiman dengan jalan dari Elat, sampai di desa waur, karena kondisi jalan itu rusak sejak beberapa tahun lalu. Trims

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

Tinjau Tes CPNS, Bupati Malra: Cerdas Tapi Harus Teliti

“Cerdas tapi harus teliti dan kosentrasi dengan soal-soal yang ada. Sandarkanlah diri pada Tuhan,” ujar Bupati Malra M. Thaher Hanubun.

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!