Minggu, Juli 12, 2020

Update Covid

Perkembangan terkini virus corona di Provinsi Maluku

Beranda Hukum & Kriminal Dua PNS Pemkot Tual Kena Pemecatan Tidak Dengan Hormat

Dua PNS Pemkot Tual Kena Pemecatan Tidak Dengan Hormat

Bagi Wali Kota Tual Adam Rahayaan, sikap disiplin merupakan suatu kewajiban mutlak yang harus diembani dan dijalankan oleh setiap PNS

Tual, suaradamai.com – Dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota Tual dikenakan sanksi Pemecatan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Tindak pemecatan itu diumumkan secara resmi oleh Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah Mahmud Rahanyamtel, saat apel perdana bagi jajaran PNS di Lapangan Upacara Balai Kota setempat, Senin (6/1/20).

Sanksi PTDH bagi kedua PNS tersebut, atas nama Tamsir Singgih Thuayo yang bertugas pada Kantor Kecamatan Pulau-Pulau Kur, dan Jules Bernadus Karmomyanan yang bertugas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual. Adapun yang bersangkutan, masing-masing diberhentikan sesuai Surat Keputusan Wali Kota Tual Nomor 01 dan 02 Tahun 2020 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Tindakan ini dilaksanakan sesuai pertimbangan Wali Kota Tual atas surat aduan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual Nomor 800/58/2019 tertanggal 09 Desember, perihal mohon tindak lanjut pelanggaran disiplin. Serta Surat Camat Pulau-Pulau Kur Kota Tual Nomor 800/138/2019 tertanggal 18 Desember 2019, perihal laporan ASN yang lalai tugas.

Baca juga:

Wali Kota Tual Adam Rahayaan kepada awak media menjelaskan, sanksi yang dikenakan kepada dua PNS ini, dikarenakan yang bersangkutan telah lalai menjalankan tanggungjawabnya sebagai PNS.

“Mereka meninggalkan tugas secara akumulasi dan secara terus menerus melebihi 46 hari kerja dan telah dipanggil beberapa kali (lebih dari dua kali). Namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersebut,” ujarnya.

Atas tindakan dimaksud, menurut Wali Kota Rahayaan, dua PNS ini dinyatakan telah melanggar ketentuan Pasal 3 ayat (11) dan perlu dijatuhkan hukuman disiplin tingkat berat sebagaimana diatur dalam Pasal 10 angka 9 huruf (d) Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Dalam PP  tersebut menjelaskan, bahwa apabila PNS tidak masuk kerja secara terus-menerus, meskipun telah dipanggil dua kali tetapi tidak hadir, maka PNS tersebut harus dijatuhi hukuman disiplin tanpa melalui pemeriksaan dan jenis hukumannya berdasarkan jumlah hari ketidakhadiran kumulatif,” tegasnya.

Sesuai aturan, kedua oknum dijatuhkan hukuman yang setimpal dengan pelanggaran disiplin yang dilakukannya, yakni dengan tindak hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Orang nomor satu Kota Tual itu mengingatkan, peristiwa hari tersebut menjadi pelajaran bagi semua jajaran PNS di lingkup Pemerintah Kota Tual agar kedepannya senantiasa dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara dengan baik. Baginya, sikap disiplin merupakan suatu kewajiban mutlak yang harus diembani dan dijalankan oleh setiap PNS.

“Apabila tidak menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan, maka dipastikan akan dikenakan pemecatan,” tandasnya. (gerryngamel/labesremetwa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

Tinjau Tes CPNS, Bupati Malra: Cerdas Tapi Harus Teliti

“Cerdas tapi harus teliti dan kosentrasi dengan soal-soal yang ada. Sandarkanlah diri pada Tuhan,” ujar Bupati Malra M. Thaher Hanubun.

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!