Forapelo meminta pemerintah melengkapinya dengan modal usaha, pelatihan, serta memperluas bantuan ke wilayah pesisir dan pedalaman.
Bintuni, suaradamai.com – Anggota Forum Anak-Anak Asli Tujuh Suku Peduli Otsus (Forapelo), Siprianus Yerkohok, mengapresiasi pembangunan 16 kios permanen bagi pedagang Orang Asli Papua (OAP) di Teluk Bintuni.
Yerkohok menilai pembangunan kios tersebut merupakan langkah pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat asli Papua, khususnya dalam penguatan ekonomi.
Menurut dia, pembangunan fasilitas usaha itu dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian OAP sekaligus kondisi sosial masyarakat.
“Sebagai pihak yang harusnya menerima manfaat dari dana tersebut, OAP, sudah pelan-pelan mulai diwujudkan,” kata Yerkohok, Rabu (16/9/2026) malam.
Ia juga mengapresiasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Perindagkop dan UMKM) sebagai dinas teknis yang menangani program tersebut.
Namun, Yerkohok meminta pemerintah tidak berhenti pada pembangunan fisik kios. Menurutnya, pedagang OAP membutuhkan dukungan lanjutan agar fasilitas tersebut dapat digunakan secara produktif.
Ia mendorong Dinas Perindagkop dan UMKM memberikan modal usaha kepada penerima bantuan. Modal tersebut dapat diberikan dalam bentuk dana maupun barang dagangan.
Selain modal, pemerintah dinilai perlu memberikan pelatihan kepada para pedagang. Pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan penerima bantuan dalam mengelola dan mengembangkan usaha.
Yerkohok juga menyoroti cakupan penerima bantuan yang dinilainya masih terbatas di wilayah kota. Ia meminta pemerintah memperluas program serupa ke masyarakat OAP di wilayah pesisir dan pedalaman.
Menurutnya, perluasan bantuan penting agar manfaat program ekonomi tidak hanya dirasakan masyarakat di kawasan perkotaan.
Ia berharap Dinas Perindagkop dan UMKM dapat menyalurkan bantuan secara lebih merata pada tahap berikutnya. Dengan demikian, pembangunan ekonomi OAP dapat menjangkau berbagai wilayah di Teluk Bintuni.
Dorongan tersebut juga berkaitan dengan harapan agar pemanfaatan program yang bersumber dari kebijakan khusus bagi Papua dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat asli Papua.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni







