Mastama berlangsung empat hari dengan materi pengenalan lingkungan kampus, budaya akademik, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta pengembangan kepemimpinan mahasiswa.
Bintuni, suaradamai.com – Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni (UNIMUTU) resmi membuka Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Serba Guna Bintuni, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan bertema “Bertemu, Menyapa dan Belajar Bersama” itu dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Teluk Bintuni, Jacomina Jane M. Fimbay, mewakili Bupati Teluk Bintuni.
Mastama berlangsung selama empat hari. Rektor UNIMUTU Tri Wahyuni mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan mahasiswa baru dengan lingkungan kampus dan budaya akademik.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah menyambut dan memperkenalkan mahasiswa baru dengan lingkungan kampus, budaya akademik dan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujar Tri Wahyuni.
Hingga pembukaan, UNIMUTU mencatat 437 mahasiswa baru yang telah terdata. Sementara itu, jumlah mahasiswa pada angkatan pertama UNIMUTU mencapai 528 mahasiswa.
Mahasiswa baru berasal dari Teluk Bintuni, sejumlah wilayah Papua Barat, serta beberapa daerah di luar Papua.
Selama Mastama, mahasiswa akan mendapat pengenalan visi dan misi kampus, struktur organisasi, fakultas, program studi, serta kebijakan akademik dan nonakademik.
Rangkaian kegiatan juga mencakup workshop kepemimpinan, kerja sama kelompok, pengenalan fasilitas dan layanan mahasiswa, kegiatan budaya, serta perlombaan.
Tri Wahyuni berharap Mastama menjadi ruang untuk membangun kolaborasi, kepedulian, dan integritas mahasiswa. Ia juga mendorong hubungan yang baik antara mahasiswa, rektorat, dosen, dan seluruh civitas akademika.
Dalam kesempatan tersebut, Tri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni atas dukungan terhadap pelaksanaan Mastama.
Dukungan itu termasuk izin penggunaan Gedung Serba Guna Bintuni karena fasilitas kampus UNIMUTU saat ini belum sepenuhnya menampung mahasiswa dalam jumlah besar.
Ia berharap UNIMUTU dapat memiliki gedung kampus sendiri yang lebih representatif untuk mendukung aktivitas pendidikan.
Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy melalui sambutan yang dibacakan Jacomina Fimbay mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sungguh-sungguh.
“Beasiswa bukan sekadar bantuan. Beasiswa adalah kepercayaan,” pesan Bupati kepada mahasiswa penerima beasiswa.
Bupati menyebut lebih dari 3.000 mahasiswa di Teluk Bintuni menerima bantuan pendidikan pada 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 500 mahasiswa UNIMUTU angkatan pertama mendapat dukungan beasiswa.
Bupati juga mengapresiasi penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Wamesa dalam pembukaan Mastama. Menurutnya, pendidikan tinggi dapat berjalan seiring dengan pelestarian bahasa, adat, dan budaya lokal.
Pembukaan Mastama turut dihadiri Staf Khusus Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ahmad Fanani, Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umrah Abdul Syahputra Batubara, Bupati Teluk Bintuni periode 2024–2025 Matret Kokop, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Mulyadi Djaya, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan.
Kegiatan tersebut menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik dan membangun kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar UNIMUTU.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni







