GMKI Cabang Tual-Malra Adakan Forum Diskusi Peran Perempuan di Tengah Masyarakat

Barken harap, rangkuman hasil diskusi malam itu dapat dilanjutkan dalam forum diskusi lainnya.


Langgur, suaradamai.com – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tual-Malra mengadakan suatu forum diskusi terkait peran perempuan dalam perkembangan zaman.

Diskusi digelar di Aula Kodim 1503/Tual, Rabu (21/10/2020), dihadiri kurang lebih 70 peserta dari Organisasi Kepemudaan (OKP) dan siswa-siswi SMA, yang kebanyakan adalah perempuan.

Dengan mengusung tema “perempuan di antara budaya, emansipasi dan kekerasan,” GMKI mengahadirkan enam narasumber antara lain Ketua Dewan Rat Ur Siw Lor Lim Abd. Hamid Rahayaan, Kepala Dinas Kebudayaan Malra Petronela Savsavubun, Ketua TRC PPA Malra Yuliet D. M Putranubun, anggota DPRD Malra Blandina Fautngilyanan, aktivis perempuan Tresel Letlet dan Polres Malra Reskrim Unit PPA.

Ketua Bidang Organisasi GMKI Cabang Tual-Malra Wage Rudolf Rahaubun mengatakan, poin penting yang disampaikan oleh para narasumber yakni bagaimana perempuan melibatkan sekaligus mempromosikan diri dalam setiap aktifitas di tengah masyarakat sehingga dapat menunjukkan bahwa peran perempuan itu penting.

“Point penting juga bahwa perempuan boleh menerima budaya luar. Dan juga mempersiapkan diri terkait peran mereka bukan hanya sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sebagai wanita karier yang mampu menanggung tugas dan tanggung jawab yang besar pula,” tambah Rudy, sapaan Rudolf, kepada suaradamai.com usai kegiatan.

Ketua GMKI Cabang Tual-Malra Barken Rahayaan menambahkan, forum ini dilaksanakan juga dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober nanti. Melalui kegiatan ini, kata Barken, diharapkan dapat memicu semangat khususnya perempuan yang ada di Kepualaun Kei untuk menyadari posisi dan peran mereka. Tentu, lanjut Barken, peran bukan hanya sebagai ibu rumah tangga namun juga mampu berkecimpung di dunia politik.

Barken harap, rangkuman hasil diskusi malam itu dapat dilanjutkan dalam forum diskusi lainnya, sehingga mampu meningkatkan potensi serta martabat perempuan di tengah perubahan zaman.

Di akhir kegiatan tersebut, GMKI Cabang Tual-Malra memberikan penghargaan berupa piagam kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi atas pengetahuan yang diberikan kepada peserta.

Editor: Labes Remetwa


Peran perempuan bukan hanya sebagai ibu rumah tangga, perempuan punya posisi dan peran penting dalam pembangunan.

Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...