Hari Anak Nasional, Lima Anak Binaan LPKA Ambon Terima Pengurangan Masa Pidana

“Setiap anak adalah amanah sekaligus aset strategis bangsa. Kasih sayang kepada anak tidak berhenti ketika mereka bersinggungan dengan hukum. Justru di saat itulah negara harus hadir memberi perlindungan, pembinaan, pendampingan, dan harapan agar mereka mampu memperbaiki diri,” ujar Manuel.


Ambon, suaradamai.com –  Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon memberikan pengurangan masa pidana kepada lima anak binaan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Pengurangan masa pidana tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perubahan perilaku positif yang ditunjukkan selama mengikuti program pembinaan.

Peringatan Hari Anak Nasional yang berlangsung di Aula LPKA Kelas II Ambon, Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kamis (23/7/2026), mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”

Dalam sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang dibacakan Kepala LPKA Kelas II Ambon, Manuel Yenusi, ditegaskan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak anak, termasuk anak yang sedang berhadapan dengan hukum.

“Setiap anak adalah amanah sekaligus aset strategis bangsa. Kasih sayang kepada anak tidak berhenti ketika mereka bersinggungan dengan hukum. Justru di saat itulah negara harus hadir memberi perlindungan, pembinaan, pendampingan, dan harapan agar mereka mampu memperbaiki diri,” ujar Manuel.

Menurutnya, pembinaan di LPKA bukan merupakan bentuk pembalasan atas kesalahan yang dilakukan anak, melainkan upaya negara untuk membimbing mereka melalui pendidikan, pembentukan karakter, pemulihan, dan pendekatan keadilan restoratif.

Ia menjelaskan, pengurangan masa pidana diberikan kepada anak binaan yang dinilai disiplin, mematuhi aturan, aktif mengikuti seluruh program pembinaan, serta menunjukkan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Penghargaan ini adalah harapan dan motivasi agar kalian terus berjuang menata masa depan. Belajarlah, hargailah orang tua dan para pembina, serta bangunlah cita-cita setinggi mungkin,” pesannya kepada anak-anak binaan.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Ambon. Ia menegaskan setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan memperoleh kesempatan memperbaiki masa depannya.

“Anak-anak yang sedang dibina di sini juga sedang belajar memperbaiki diri. Pengurangan masa pidana ini bukan sekadar hadiah, melainkan bukti bahwa perubahan baik yang kalian tunjukkan diperhatikan dan dihargai negara,” kata Bodewin.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, aparat penegak hukum, tokoh agama, hingga masyarakat luas untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yang sedang menjalani pembinaan, bukan memberikan stigma atau penghakiman.

“Mari kita berikan kesempatan kedua bagi mereka. Keberhasilan pembinaan tidak bisa berjalan sendiri, butuh sinergi semua pihak agar mereka kembali menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga dan bangsa,” ujarnya.

Pemerintah berharap peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang seluruh anak Indonesia, termasuk anak yang sedang menjalani pembinaan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Pemkab Teluk Bintuni Berangkatkan 26 Pelajar OAP Program Afirmasi

Puluhan anak asli Papua dari Teluk Bintuni resmi diberangkatkan...

DPRD Maluku Usulkan Perda Ketenagakerjaan Lokal untuk Maksimalkan Manfaat Blok Masela

"Selama ini ada komitmen bahwa putra-putri Maluku akan diprioritaskan...

Pemkot Ambon Tegaskan Telah Jalankan Putusan PTUN, Minta Informasi Disampaikan Utuh dan Berdasarkan Fakta

Ronald mengatakan, Pemerintah Kota Ambon menghormati setiap putusan pengadilan...

Pemkot Tual Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Kei Melalui Bimtek Pengajar Utama Program Tunas Bahasa Ibu

Ia menegaskan bahwa Bahasa Kei tidak hanya berfungsi sebagai...