Jadi Narasumber Workshop, Kepala BKPSDM: Lulusan Polikant Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

“Jadi dalam pengadaan PNS, rekruitmen tenaga kerja, perlu memperhatikan hal-hal ini, sehingga kondisi kebutuhan daerah, dan kemampuan daerah itu seimbang,”jelas Rahayaan.


Tual, suaradamai.com – Kepala BKPSDM Maluku Tenggara (Malra) Muhsin Rahayaan menjadi narasumber kegiatan workshop manajemen Karir mahasiswa Polikant, di Ballroom Hotel Kimson, Kamis (2/12/2021).

Polikant bekerjasama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maluku Tenggara memperkenalkan sistem rekruitmen pengisian jabatan pegawai negeri sipil (PNS) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam materinya, Rahayaan menjelaskan tentang regulasi atau aturan tentang rekruitment dan pengertian ASN, PNS, dan P3K. Selain itu, Rahayaan juga menjelaskan rincian kebutuhan PNS di daerah setiap tahun yang disusun berdasarkan, hasil analisis jabatan dan beban kerja.

Peta jabatan di masing-masing unit yang menggambarkan ketersediaan dan jumlah kebutuhan untuk setiap jenjang jabatan, dan memperhatikan kondisi geografis daerah, jumlah penduduk dan rasio alokasi anggaran.

“Jadi dalam pengadaan PNS, rekruitmen tenaga kerja, perlu memperhatikan hal-hal ini, sehingga kondisi kebutuhan daerah, dan kemampuan daerah itu seimbang,”jelas Rahayaan.

Dia mengatakan kepada mahasiswa peserta kegiatan, bahwasanya, ada beberapa proses yang perlu diikuti dalam pengadaan PNS, dimulai dari perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran seleksi, pengumuman hasil seleksi, pengangkatan calon PNS dan masa percobaan peningkatan menjadi PNS.

“Bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), perlu mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Tentunya ini memakan waktu, kesabaran, keuletan, dan juga kepandaian agar bersaing dengan peserta lainnya dalam formasi yang dilamar,”pungkasnya.

Lebih lanjut, Rahayaan berpesan kepada mahasiswa polikant, agar tidak menjadikan jabatan PNS sebagai tujuan utama setelah selesai berkuliah, tetapi mampu menciptakan pekerjaan sendiri, mengingat sebagai mahasiswa Politeknik perikanan dan kondisi daerah yang unggul dalam sektor perikanan sebagai peluang menjadi orang yang sukses.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...