“Kalau seng (tidak) nanti katong seng sehat dan bisa terkena penyakit,” terangnya.
Dobo, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru kembali menggelar kerja bakti yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda, BUMN/BUMD pada Jumat (13/2/2024) pagi, di Kawasan Jembatan Gantung Sipur Pantai hingga Lorong Belakang Koramil Olahraga.
“Dalam rangka meningkatkan kebersihan, keindahan, dan kesehatan lingkungan, serta mempererat tali silaturahmi antar instansi di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru,” bunyi surat pemberitahuan yang ditandatangani Bupati Timotius Kaidel.
Berdasarkan pantauan suaradamai.com di lapangan, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan instansi masing-masing untuk menyisir dan membersihkan sampah di kawasan tersebut.
Sejumlah pimpinan OPD tampak terjun langsung mengoordinasi anggotanya dalam memungut berbagai jenis sampah plastik dan organik yang berserakan di bibir pantai.
Aksi bersih-bersih ini dipantau langsung Bupati Timotius Kaidel di lokasi.
“Ini sudah dua minggu katong (kita) kerja bakti ini. Semoga lewat kerja bakti ini masyarakat mulai sadar akan pentingnya menjaga lingkungan bersih. Karena kalau lingkungan bersih, katong kan juga nyaman,” ucap Lita, salah satu ASN yang ikut bersih-bersih.
Melihat sampah yang begitu banyak, Lita mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya.
“Kalau seng (tidak) nanti katong seng sehat dan bisa terkena penyakit,” terangnya.
“Iya setuju, ini tanggung jawab bersama,” sambung salah satu ASN yang sementara bersih-bersih.
Sebelumnya, aksi bersih-bersih ini juga telah dilakukan pada Jumat lalu, sebagai bentuk komitmen nyata Pemkab Aru dalam menangani permasalahan sampah secara serius dan terintegrasi.
Langkah ini juga sejalan dengan poin-poin penting yang dibahas dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.
Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan atensi khusus pada pengelolaan sampah, terutama di kawasan-kawasan yang menjadi destinasi pariwisata.
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Kepulauan Aru
