Kata Mereka tentang Polikant: Manajemen Hotel Syafira Akui Mahasiswanya Punya Kompetensi Tinggi

Hingga kini, Manajemen Hotel Syafira telah merekrut sejumlah lulusan Polikant sebagai tenaga kerja/karyawan.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) merupakan satu-satunya perguruan tinggi negeri di Kepulauan Kei (Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual), Maluku. Kampus yang dinegerikan sejak 2004 itu, setiap tahun melaksanakan program magang kerja bagi mahasiswa.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidangnya masing-masing, sekaligus sebagai pengenalan bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja.

Setiap tahun, Polikant mengirim ratusan mahasiswanya ke industri/perusahaan yang berada di dalam maupun di luar daerah. Satu di antara industri tersebut adalah Hotel Syafira, yang berlokasi di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara. Hotel Syafira juga merupakan salah satu hotel terbaik di Kepulauan Kei.

Setiap tahun sejak 2019, Hotel Syafira menerima mahasiswa magang dari Polikant sebanyak enam orang. Dengan demikian, sudah ada 30 mahasiswa yang magang di hotel tersebut.

Di sana, mahasiswa lebih banyak belajar tentang operasional perhotelan, yakni sebagai housekeeper (menjaga kebersihan, perawatan, dan tata ruang hotel), receptionist/front office (penerima tamu), pelayanan food & beverage (makanan dan minuman) tamu, dan event (kegiatan).

Pemilik Hotel Syafira Andi Abd Rahman Azis mengakui mahasiswa Polikant punya kompetensi tinggi, baik dari segi pengetahuan tentang ilmu perhotelan, pemahaman tentang pekerjaan hotel, maupun materi memberi layanan ke tamu hotel.

“Dengan itu kami sempurnakan di dunia kerja dengan menghadapkan mereka dengan situasi real di lapangan. Selain itu juga improvisasi lainnya dalam penanganan tamu hotel dan juga dari segi management,” kata Andi menjelaskan usahanya turut meningkatkan kompetensi mahasiswa magang.

Andi menilai, masing-masing mahasiswa yang magang di tempatnya punya kelebihan tersendiri, baik dari pemahaman materi, dari segi komunikasi. “Mereka juga responsif”, kata Andi.

“Khusus untuk mahasiswa Polikant, saya memberi nilai yang pastinya tinggi. Itu juga dilihat dari tenaga pengajar mereka yang diisi oleh dosen berpengalaman semua, dan juga background (latar belakang) pendidikan yang baik. Itu akan mempengaruhi transfer knowledge (penyaluran pengetahuan) kepada mahasiswa pastinya,” pungkas Andi.

Hingga kini, Andi telah merekrut sejumlah lulusan Polikant untuk bekerja dengannya di Hotel Syafira.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Molo Sabuang untuk Karawai-Dosinamalu disaksikan Bupati Kaidel dan Masyarakat Aru

Bupati Kaidel mengembalikan keputusan adat ini kepada Dewan Adat...

Legislator Roland Kasihiw: PDIP Berdiri Teguh Bersama Rakyat, Tolak Pilkada Lewat DPRD

"PDI perjuangan menolak Pilkada dipilih oleh DPRD, karena kedaulatan...

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...