Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Papua Barat Daya, Eltje Salomina Doo, menekankan bahwa Kejurda merupakan bentuk komitmen organisasi dalam membina dan menjaring bibit atlet potensial di daerah.
Sorong, suaradamai.com – Gedung DOYO Polresta Kota Sorong pada Jumat (26/9/2025), dipadati ratusan atlet, pelatih, orang tua, serta tamu undangan. Defile kontingen dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat Daya (PBD) mengawali kegiatan tersebut.
Acara resmi dimulai dengan tanda pemukulan gong oleh Gubernur Papua Barat Daya. Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan atraksi Taekwondo yang menampilkan teknik tendangan dan jurus indah dari atlet muda. Pertunjukan tersebut mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan dari seluruh hadirin.
Ketua Panitia Pelaksana Daud Peter Solossa melaporkan bahwa Kejurda ini diikuti oleh ratusan atlet dari seluruh kabupaten/kota di Papua Barat Daya selama dua hari, 26-27 September 2025.
Ia menjelaskan, ajang ini mempertandingkan kategori Pra Cadet, Cadet, Junior, hingga Senior, baik putra maupun putri, dengan sistem pertandingan yang mengacu pada aturan World Taekwondo Competition Rules terbaru.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar pertandingan, melainkan menjadi ajang pembinaan atlet sejak usia dini. Kami ingin mencetak atlet yang siap bersaing di level nasional. Berkat dukungan Dinas Pemuda dan Olahraga, TNI, sponsor, dan masyarakat, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” jelas Daud.
Daud menambahkan, panitia juga menyiapkan Piala Juara Umum serta uang pembinaan bagi kontingen terbaik, dengan harapan dapat menambah motivasi para atlet untuk tampil maksimal di arena pertandingan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Papua Barat Daya, Eltje Salomina Doo, menekankan bahwa Kejurda merupakan bentuk komitmen organisasi dalam membina dan menjaring bibit atlet potensial di daerah.
“Melalui Kejurda ini, kami ingin memberi ruang seluas-luasnya kepada anak-anak muda Papua Barat Daya untuk berprestasi. Taekwondo bukan hanya olahraga, tetapi juga sarana membangun karakter yang disiplin, tangguh, dan sportif. Kami percaya, dari ajang ini akan lahir atlet yang kelak mengharumkan nama Papua Barat Daya di kancah nasional bahkan internasional,” ujar Eltje disambut tepuk tangan hadirin.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo, menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari implementasi Design Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Kami melihat Taekwondo memiliki perkembangan yang sangat baik di Papua Barat Daya. Kejurda ini menjadi wadah pembinaan sekaligus alat ukur perkembangan atlet. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembinaan olahraga prestasi, karena melalui olahraga kita dapat membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ungkapnya dalam sambutan.
Yusdi juga berharap agar kegiatan serupa terus berlanjut secara konsisten, sehingga Papua Barat Daya dapat menjadi salah satu pusat lahirnya atlet berprestasi di Indonesia Timur.
Editor: Labes Remetwa





