Kelola Potensi Daerah, Pemkab Malra Bentuk Empat Badan Usaha Milik Daerah

Ikuti suaradamai.com di

Bapenda menargetkan empat BUMD ini sudah bisa beroperasi di tahun 2021.


Langgur, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) membentuk empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengelola sumber daya alam di Bumi Larvul Ngabal.

Upaya ini juga dilakukan dalam rangka optimalisasi Pendapatan Daerah. Karena selama ini “Badan Pendapatan masih lebih fokus di sektor jasa, seperti rumah makan, hotel, tempat hiburan,” kata Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Asis Rahanyamtel kepada wartawan baru-baru ini.

Adapun empat BUMD yang akan dibentuk antara lain berkaitan dengan perdagangan, promosi pariwisata, perikanan, dan Bank Perkreditan Rakyat.

“Selama ini sumber daya alam kita belum tersentuh. Ada berapa potensi seperti hasil pertanian, perikanan. Sehingga Bapenda sudah berproses membuat Badan Usaha Milik Daaerah,” jelas tambah Asis.

Asis menambahkan, proses pembentukan BUMD ini sudah sampai ke Kementerian Dalam Negeri RI. “Perdanya sudah ditetapkan. Kemarin ada beberapa syarat yang belum lengkap kaitannya dengan studi kelayakan yang diminta oleh Kemendagri, dan sementara ini berproses.”

Bapenda menargetkan empat BUMD ini sudah bisa beroperasi di tahun 2021, sehingga bisa mendorong pengelolaan sektor sumber daya alam demi meningkatkan pendapatan daerah.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com di

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU