Ketua DPRD Malra Usul Bubarkan BUMO Yang Tidak Produktif

“BUMO yang tidak aktif lagi sebaiknya dibubarkan,” Pungkas dia.


Langgur, suaradamai.com –  Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Minduchri Kudubun mengusulkan pembubaran Badan Usaha Milik Ohoi (BUMO) di 11 Kecamatan yang tidak lagi produktif atau tidak aktif.

Pernyataan ketua DPRD disampaikan saat sidang laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) 2020 bersama tim panitia khusus (Pansus) diruang sidang utama DPRD bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Senin(26/4/2021).

Ketua DPRD Minduchri mengatakan, berdasarkan laporan progresif BUMO dari 11 kecamatan oleh kepala dinas PMD dapat dilihat eksistensi BUMO yang tidak aktif atau tidak berkembang.

“Lebih baik dana itu difokuskan untuk pembangunan infrastruktur sehingga dana itu dapat dilihat manfaatnya dari pada pengelolaan seperti ini yang tidak ada hasil sama sekali,” Tegas Minduchri.

Politisi Partai PKB menjelaskan, tujuan pemberian anggaran dana untuk BUMO adalah untuk menghasilkan Feetback terhadap PAD, namun faktanya terbalik, tidak ada hasil.

“BUMO yang tidak aktif lagi sebaiknya dibubarkan,” Pungkas dia.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...