Kirab Kebangsaan Bersama Gubernur di Malra: dari Formasi NKRI hingga Tarik Tali

Pemkab Malra menggelar bermacam-macam kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.


Langgur, suaradamai.com – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Okober yang akan datang, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar rupa-rupa kegiatan. Kegiatan itu menghadirkan Gubernur Maluku Murad Ismail, perwakilan Kementerian PUPR, dan Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Malra Antonius W. Raharusun menjelaskan, kegiatan akan diawali dengan Kirab Kebangsaan pada 27 Oktober pukul 09.00 WIT di Pelabuhan Uf, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan. Dengan menggunakan kapal dan speedboat, peserta kirab akan membentuk formasi NKRI menuju Weduar Fer, Kecamatan Kei Besar Selatan Barat.

Selanjutnya, dilaksanakan Parade Merah Putih di laut di tapal batas NKRI, Weduar Fer. Kemudian rombongan menuju Ohoi Rahangiar dengan beberapa agenda yaitu seminar pembangunan karakter yang akan dibawakan oleh Gubernur Maluku, Bupati Malra, Deputi BNPP, dan dari Kementerian PUPR. Kemudian dilanjutkan dengan konferensi pers oleh Bupati dengan media-media dari Ibu Kota Negara dan Maluku di Kantor Camat Kei Besar Selatan Barat.

Keny, sapaan Antonius, menambahkan bahwa pada 28 Oktober akan dilaksanakan upacara bendera di Lapangan Ohoi Rahangiar. Peserta upacara menggunakan busana adat dari daerah masing-masing. “Bagi yang dari Jawa, Toraja, atau manapun dapat menggunakan pakaian tradisional mereka. Gubernur akan mengenakan baju adat Ambon,” kata Keny.

Usai upacara, kegiatan akan dilanjutkan dengan peninjauan kebun PKK di Ohoi Rahangiar. Selanjutnya rombongan akan bertolak ke pantai Weduar Fer untuk mengikuti acara tarik tali dan launching spot selam Weduar Fer. Kemudian rombongan kembali ke pusat Kabupaten Malra melalui Pelabuhan Uf.

Bupati Malra, kata Keny, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menunjukkan semangatnya bahwa Kepulauan Kei sebagai area perbatasan negara siap menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, Bupati meminta masyarakat untuk menyukseskan kegiatan ini, ini juga sebagai upaya bersama-sama mengawal proses pembangunan jalan lingkar Kei Besar yang sudah masuk RPJMN.

Editor: Labes Remetwa


Semarak 28 Oktober di Malra: kirab kebangsaan, parade Merah Putih, seminar pembangunan karakter, konferensi pers, upacara 28 Oktober, peninjauan kebun PKK, tarik tali, dan launching spot selam.

Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...