Komisi III DPRD Malra Komitmen Alokasikan Anggaran Bangun Rumah Warga yang Rusak Akibat Konflik

Komisi III menilai, konflik yang terjadi harus disikapi secara serius. Salah satu upaya yang dilakukan oleh DPRD yakni komitmen pengalokasian anggaran.


Langgur, suaradamai.com – Komisi III DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan rumah warga yang rusak akibat konflik di Pulau Kei Besar.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Komisi Septian Brian Ubra di Langgur, Selasa (15/11/2022).

Brian mengungkapkan, pimpinan dan anggota Komisi III telah berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran terhadap pembangunan rumah-rumah warga yang rusak akibat konflik dimaksud.

Selain itu, Komisi III juga akan menyampaikan hal tersebut kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta Bupati Malra.

“Komisi III yang membidangi keuangan dan infrastruktur. Untuk itu, selaku Ketua Komisi, kami atas nama pimpinan dan anggota komisi III telah melakukan kesepakatan dan tentu ini akan dibicarakan dengan TAPD dan Bupati Malra terkait dengan korban akibat konflik di Pulau Kei Besar,” kata Brian.

“Kami Komisi III telah berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pembangunan rumah-rumah warga yang rusak (terbakar dan lain-lain) akibat konflik, baik itu yang ada di Wakatran, Ngurdu dan Wakol,” kata Brian menambahkan.

Komisi III menilai, konflik yang terjadi harus disikapi secara serius. Salah satu upaya yang dilakukan oleh DPRD yakni komitmen pengalokasian anggaran.

“Ini harus kita lakukan, sehingga nantinya proses rekonsiliasi dan upaya dari seluruh pihak baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat, dapat berjalan dengan baik, sehingga terwujudnya perdamaian sejati di Nuhu Evav,” tandas politisi Demokrat itu.

Kehadiran Pemda bersama DPRD, lanjut Brian, sangat diharapkan terkait dengan penanganan rumah-rumah warga yang rusak (terbakar dan lain-lain). Agar upaya penyelesaian konflik lewat rekonsiliasi bisa berjalan dengan baik.

“Kita (Pemda) juga harus hadir untuk bagaimana membangun rumah-rumah warga yang jadi korban akibat konflik itu. Dan kami Komisi III juga sudah melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Perkim setempat agar mereka dapat memasukkan total kebutuhan (khusus rumah-rumah) sehingga intervensi anggaran dapat kami lakukan di Komisi III,” pungkasnya.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Bupati Teluk Bintuni dalam LDK IPPMU: Kaderisasi Pemuda Kunci Lahirkan Pemimpin

Pemimpin tidak lahir secara instan. Pesan itu disampaikan Bupati...

PLN Energi Gas Targetkan Infrastruktur Jangkau 11 Kabupaten/Kota di Maluku, Ribuan Tenaga Kerja Lokal Berpotensi Terserap

Pengembangan infrastruktur gas di Maluku diarahkan tidak hanya untuk...

Bentrok Taniwel SBB, Gubernur Minta Warga Tahan Diri, Forkopimda Turun Amankan Situasi

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meminta masyarakat tidak terpancing provokasi...

Kaderkan Pemimpin Muda, IPPMU Moyeba Utara Gelar LDK Perdana

Kegiatan diikuti pelajar hingga pegawai pemerintah ini digagas untuk...