Komisi IV DPRD Maluku: Tidak Ada Masalah di PT. BKP-BTR Maluku Barat Daya

Anggota Komisi IV Hengky Pelatta menegaskan bahwa tidak ada masalah di perusahaan penambang dan pengolah tembaga itu.


Ambon, suaradamai.com – Komisi IV DPRD Provinsi Maluku telah melakukan kunjungan kerja ke PT. Batutua Tembaga Raya-Batutua Kharisma Permai (BKP-BTR) di Lurang, Kabupaten Maluku Barat Daya. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan hak-hak tenaga kerja.

Kepada awak media di Kantor DPRD, Jumat (19/11/2021), anggota Komisi IV Hengky Pelatta menegaskan bahwa tidak ada masalah di perusahaan penambang dan pengolah tembaga itu.

“Fokus komisi ke perusahaan untuk melihat apakah tenaga kerja yang dipekerjakan BKP-BTR sudah terdaftar sebagai peserta di BPJS tenaga kerja maupun BPJS kesehatan ataukah tidak,” tegas Hengky.

Menurut dia, PT. BKP-BTR melibatkan 60 persen tenaga kerja asal Maluku sesuai kesepakatan perizinan dan dilampirkan pada AMDAL.

Sementara terkait keikutsertaan sebagai peserta BPJS, lanjut Hengky, semua karyawan yang berjumlah lebih dari 1.000 orang sudah terdaftar. Bahkan gaji yang diterima rata-rata di atas Upah Minimum Provinsi (UMP), dengan yang paling rendah sebesar Rp2,8 juta.

Politisi Partai Hanura mengakui memang ada protes dari Serikat Pekerja (SP) terkait persoalan bonus. Tetapi, kata dia, itu baru akan dibayar terhitung bulan Oktober 2021 karena saat ini pihak perusahan sedang mencari formasi pembayaran.

“Jadi bukan tidak dibayarkan, tapi itu ditampung. Pihak perusahan sedang menghitung formasi untuk bonus produksi,” jelas Hengky.

Ia menegaskan, Komisi IV tidak bisa secara langsung mengintervensi pihak perusahan, tetapi hanya memastikan kalau bonus produksi akan terbayar sesuai aturan.

“Kunjungan komisi tidak dengan serta merta membalik telapak tangan, namun kehadiran komisi untuk memastikan apakah pihak perusahaan melakukan kewajiban terhadap perekrutan tenaga kerja dengan hak-hak tenaga kerja,” tegas dia.

Menurut Hengky, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan serikat pekerja dan pihak pemerintah. Bahkan pihak BKP-BTR sementara membangun dua RKB sekolah dan beberapa fasilitas lainnya lewat CSR.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Ketika Anak-Anak Mulai Lupa Bahasa Ibu: Perjuangan Sekolah di Kota Tual Menghidupkan Bahasa Kei

Ketika Bahasa Kei mulai terdengar asing bagi sebagian anak...

Bapenda Teluk Bintuni Tertibkan Los Pasar Sentral yang Menunggak Sewa

Hingga saat ini sekitar 5 los telah dipasangi tanda...

Rapat Perdana Satgas Penertiban Bahu Jalan Rancang Penataan Jalan Protokol Bintuni

Setelah dua jam rapat, Satgas Penertiban Bahu Jalan Teluk...

Lantik 10 Pejabat Hasil Meritokrasi, Bupati Kaidel Tekankan Akselerasi Program hingga Berinovasi

‎‎“Jabatan yang diamanatkan kepada Saudara harus dibarengi dengan kerja...