Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Dukung Percepatan EHA

“Soal penentu, itu bukan kewengan kami di DPRD dalam hal ini Komisi IV, tapi Pemerintah Pusat (Pempus) lewat Kemenag RI, kami hanya bersifat memberikan suport dan mendorong terwujudnya EHA di Maluku,”ujar Atapary

Ambon, suaradamai.com, –Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Samson Atapary mengatakan, Komisi IV mendukung percepatan Maluku untuk dijadikan sebagai Embarkasi Haji Antara (EHA) yang dicanangkan Mantan Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) sebelumnya.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD hanya bisa memberikan dukungan moral terwujudnya EHA di Maluku.

“Soal penentu, itu bukan kewengan kami di DPRD dalam hal ini Komisi IV, tapi Pemerintah Pusat (Pempus) lewat Kemenag RI, kami hanya bersifat memberikan suport dan mendorong terwujudnya EHA di Maluku,”ujar Atapary

Sebagai DPRD, Kata Atapary, persentasi masyarakat Maluku, pihaknya juga mengharapkan Maluku bisa bersaing atau setara dengan provinsi lainnya, sehinga penempatan EHA akan menjadi penilaian pusat, bahwa Maluku ini sudah layak menerima jamah haji dari luar untuk transit di Maluku, sehingga itu berarti Maluku sudah punya kesiapan dan secara nasional Maluku sudah punya nama baik.

“Dengan berani menjadi EHA,. Maluku sudah welcome dan aman, mau menerima orang luar, sehingga kenapa kita mendorong Kemenag segera menetapkan Maluku khususnya Kota Ambon sebagai EHA, karena yang diuntungkan bukan hanya Umat muslim tapi semua orang Maluku yang diuntungkan, dari berbagai golongan,”ujarnya.

Menyangkut  akses jalan masuk, lanjut, Atapary bukan merupakan faktor utama menghambat proses EHA tapi ada alternatif jalan lama yang bisa dijadikan jalan masuk ke asrama.

“Sebenarnya sebelum ada jalan baru, sudah ada jalan lama yang menuju ke asrama, sebenarnya jalan itu juga bisa digunakan, namun semua menyangkut dengan nama Maluku, masa orang tamu datang dari luar, pigi masuk lewat pemukiman sehingga pembincaraan dengan DPRD harus ada alternatif yang menimal orang melihat jalan itu agak sedikit baguslah,”ulasnya.

Untuk itu dirinya berharap agar masyarakat disekitar asrama khususnya pemilik lahan jalan masuk untuk sama-sama mendukung terwujudnya EHA di Maluku.

Sementara soal ganti rugi, nantinya bisa akan dibicarakan lagi, baik lewat Kemenag maupun DPRD Maluku agar nantinya dicari solusi terbaik sehingga tidak ada lagi persoalan dikemudian hari.

“Ingat yang kita buat ini bukan untuk kepentingan pribadi tapi ini wajah Maluku, jadi kita harus bahu membahu untuk sama-sama berjuang untuk kepentingan Maluku,”harapnya.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...