Mudahkan Petani, Pemkab Aru Lakukan Penataan Pasar Jargaria Hingga Siapkan Sistem Pasar

Bupati Kaidel ingin mengubah kebiasaan petani yang biasanya menjual hasil kebun langsung ke pasar. Bagi Kaidel, petani tidak harus menjadi pedagang.


Dobo, suaradamai.com – Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel berkomitmen memperbaiki taraf hidup para petani di Bumi Jargaria. Bupati Kaidel punya strategi tidak biasa, yang sementara ia siapkan bersama jajaran Pemda Kepulauan Aru.

Ia ingin mengubah kebiasaan petani yang biasanya menjual hasil kebun langsung ke pasar. Bagi Kaidel, petani tidak harus menjadi pedagang.

“Karena kita tahu, menjadi petani tidak harus menjadi pedagang. Kalau dia mau jadi pedagang, berarti ada mata rantai yang putus, produksi yang putus,” ujar Bupati Kaidel kepada suaradamai.com di ruang kerjanya, Jumat (23/5/2025).

Menurut Bupati Kaidel, petani harusnya fokus di kebun dan tidak perlu repot-repot ke pasar untuk menjual hasil pertaniannya.

“Dari kebun dia bawa dengan transportasi lalu meninggalkan kebun dia terlantar. Menjual hasil panen dia. Baru pulang. Ini kan ada satu mata rantai yang terputus. Ini tidak bisa meningkatkan produksi dia dan kehidupan dia secara ekonomi,” jelas Kaidel.

Karena itu, Bupati Kaidel bakal membuat suatu wadah seperti koperasi untuk menampung hasil panen. Sehingga para petani tidak perlu lagi ke Dobo.

Mengganti komoditi impor

Para petani, lanjut Bupati Kaidel, juga akan diarahkan untuk menanam komoditas yang sering diimpor atau didatangkan dari luar. Tujuannya agar menjawab kebutuhan pasar sekaligus mengurangi impor.

“Kita lagi menata. Semua dinas teknis, terutama Dinas Perdagangan mendata komoditi apa saja yang selama ini kita impor dari luar. Supaya kita pengalihan. Kita harus mengarahkan dia [petani] agar menanam tanaman yang dibutuhkan di pasar,” ujar Kaidel.

Revitalisasi Pasar Jargaria

Bupati Kaidel juga berencana merevitalisasi Pasar Jargaria agar lebih tertata. Revitalisasi ini bertujuan agar aktivitas jual beli tidak lagi semrawut dan mengganggu ketertiban umum.

“Kita mau buat supaya masyarakat itu mau belanja ikan, mau belanja sayur, harus ke pasar, bukan ke jalan raya. Supaya ada fokus. Jangan semua jalan raya kita dipenuhi dengan barang dagangan dari kebun-kebun. Nanti fungsi pasar akan hilang,” ujar Bupati Kaidel.

Pasar yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, rencananya akan dibagi dalam zonasi.

Di sisi laut, akan dikhususkan untuk penjualan hasil produksi petani dan nelayan. Sementara di sisi darat, akan menjadi tempat bagi para pedagang pakaian dan kelontong.

“Kita tetap janjikan dia (Red: masyarakat) pasar yang baik. Kita sedang mendesain supaya pasar Jargaria itu kita bongkar, kita bangun baru karena sudah salah penggunaannya, sudah tidak sesuai konsep lagi. Makanya kita mau kembalikan konsepnya, supaya tertata rapi. Pasar Jargaria dari sisi lautnya itu khusus untuk ikan, sayur dan hasil kebun lainnya. Kita tahu bahwa masyarakat kita ini dari pulau-pulau, dia tidak lewat darat. Dia membawa hasilnya lewat laut… dia bersandar di pelabuhan langsung menaikkan hasilnya. Sisi daratnya… dimanfaatkan untuk penjualan kelontong, pakaian… jadi pasar berfungsi kembali sebagaimana mestinya… supaya tertata; ada pasar pakaian, kelontong, pasar ikan, pasar sayur,” terang Kaidel.

Pemkab Aru, lanjut Kaidel, sementara menyusun master plan revitalisasi Pasar Jargaria. Sembari melakukan persiapan, Pemkab Aru tengah melakukan penertiban sebelum membangun pasar yang baru.

Adapun dana revitalisasi pasar ini rencananya akan menggunakan APBN. Namun, jika dana APBN terlambat, Pemkab Aru akan menggunakan dana APBD agar revitalisasi tetap berjalan lancar.

“Mudah-mudahan tahun depan. Kalau memang APBN terlambat, kita coba dengan APBD, walaupun dua tahap membangun. Tetapi supaya cita-cita ini tercapai,” ujar Kaidel.

Bupati Kaidel mengakui, proses mengubah kebiasaan masyarakat ini butuh waktu yang tidak sedikit. Ia juga tidak ingin membuat perubahan mendadak agar masyarakat dapat menyesuaikan dengan sistem pasar yang tengah ia siapkan.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

PT Cakra Mina Perkasa Siap Bangkitkan Sektor Perikanan di Aru, Bupati Ajak Masyarakat Dukung!

"Dengan adanya perusahaan ini, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian...

Fossa Imbau 19 Marga di Sumuri Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Secara Adat

Ketua LMA Suku Sumuri, Tadius Fossa, menekankan bahwa SK...

Tanggap Cepat Pemkab Aru Perbaiki Jembatan Darurat Marbali, Kini Dilintasi Warga Tanpa Takut Roboh

“Bersyukur saja pemerintah ini cepat perbaiki, jadi katong sekarang...

Bupati Kaidel: Harus Berpikir Berbeda dan Tidak Biasa untuk Bangun Aru

Denpasar, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel menerima...