PAW Anggota Dewan, DPRD Maluku Resmi Lantik Halimun Sahulatu

Maka diharapkan dengan ditambahnya kompisisi anggota dewan Maluku, akan memberikan motivasi peningkatan kinerja lembaga DPRD yang lebih baik.


Ambon, suaradamai.com – Kendati kuasa hukum Wellem Zefah Wattimena (WZW) telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Ambon dan memohon penundaan Pergantian Antar Waktu (PAW), DPRD Provinsi Maluku tetap melantik Halimun Sahulatu sebagai anggota DPRD PAW dari fraksi Partai Demokrat.

Pelantikan berlangsung dalam rapat paripurna DPRD Maluku yang dipimpin Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury dan disaksikan secara virtual oleh Gubernur, dan Wakil Gubernur Maluku yang ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara, di gedung paripurna DPRD Maluku, Rabu (21/7/2021).

Diketahui, Halimun Sahulatu dilantik berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri),  M.Tito Karnavian, nomor : 161.81-1348 tahun 2021 tentang peresmian dan pengangkatan PAW Halimun Sahulatu sebagai anggota  DPRD Maluki sisa masa jabatan tahun 2019-2024 dan SK nomor : 161.81-1347 tahun 2021 tentang pemberhentian dengan tidak terhormat WZW sebagai anggota DPRD Maluku.

Pemberhentian itu dilakukan lantaran yang bersangkutan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalah gunaan narkotika golongan I dan dijatuhi kurungan penjara 10 bulan sesuai petikan Pengadilan Negeri Ambon kelas 1 A nomor 154/Pit.Sus/2021/PN. Ambon tertanggal 10 Mei 2021.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam arahan singkatnya mengatakan, pelantikan Halimun Sahulatu sebagai anggota DPRD PAW sudah sesuai SK Mendagri dan dimulainya masa tugas yang bersangkutan sebagai wakil rakyat di lembaga legislative DPRD Maluku.

Maka diharapkan dengan ditambahnya kompisisi anggota dewan Maluku, akan memberikan motivasi peningkatan kinerja lembaga DPRD yang lebih baik.

Untuk itu pesan Gubernur, bahwa sebagai politikus Halimun Sahulatu, dapat segera membiasakan diri dengan tugas-tugas yang akan diembankan nanti, dengan membangun komunikasi secara kaloborasi dengan berbagai unsur pimpinan dan sesama anggota DPRD serta Pemerintah Provinsi Maluku, Kabupaten/kota termasuk dengan elemen masyarakat.

Sama halnya juga dengan lembaga DPRD yang melekat tiga fungsi utama yakni, fungsi legislative, fungsi anggaran dan pengawasan.

“Saya berharap fungsi-fungsi tersebut mendapat perhartian serius dan ditindak lanjuti secara optimal. Dimas pandemic Covid-19 yang sementara meningkat saat ini, kita semua dibatasi dalam melakukan berbagai aktifitas termasuk melaksanakan tugas-tugas sebagai eksekutif maupun legislatif,” ujar Gubernur.

Namun demikian juga diharapkan agar lembaga legislative tetap bersamangat dalam menjalankan kewajiban-kewajiban, walupun terpaksa dilakukan secara virtual dalam melakukan perlindungan diri sehingga terhindar dari penyebaran virus dalam memutus mata rantai Covid-19.

Sebelumnya, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury mengungkapkan, selain SK Mendagri juga telah ditetapkan dalam rapat Badan Musyawara (Banmus) DPRD dalam menetapkan agenda paripurna.   

“Pelantikan anggota DPRD PAW berdasarkan SK Mendagri, tatapi intinya berdasarkan keputusan Mandagri dan pengambilan sumpahnya memiliki dasar yang jelas. Sehingga saya harapkan pak Halimun secepatnya menyesuikan diri dengan melakukan koordinasi dengan teman-teman di komisinya atau juga bisa mempelejari dengan baik tatib DPRD Maluku. Dengan demikian tugas-tugas yang dilaksanakan pun bisa disesuikan dengan kebutuhan di DPRD,”jelas Wattimury.

Meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19, retapi tidak serta merta DPRD harus berhenti bekerja tapi harus tetap bekerja.

Olehnya itu dengan kehadiran Halimun Sahulatu, dapat menambah energi bagi anggota dewan lainnya dalam melaksanakan tugasnya.

“Karena selama ini rekan-rekan di fraksi partai Demokrat kekurangan satu anggota, maka dengan hadirnya pak Halimun dapat menambah semangat kerja di dewan,”ucap Wattimury.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU