Pemkab Malra Wajibkan Perangkat Ohoi Daftarkan Diri di BPJS Ketenagakerjaan

Delapan perangkat ohoi di suatu ohoi/desa wajib mendaftarkan diri di BPJS Ketenagakerjaan.


Langgur, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) mewajibkan seluruh perangkat ohoi/desa di Malra agar mendaftarkan diri di BPJS Ketenagakerjaan.

Ini dilakukan dengan menetapkan salah satu persyaratan pada proses pencarian dana desa, yaitu desa wajib mengalokasikan anggaran untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dalam APBOhoi.

“Tahun ini hukumnya wajib. Kita kan mendasari Instruksi Gubernur Nomor 1 tahun 2018. Jadi kalau tidak ada (alokasi anggaran) BPJS Ketenagakerjaan dalam APBOhoi, saya tidak akan tindaklanjuti. Jadi harus ada dulu baru tandatangan untuk berproses,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PMDPPA) Malra Maryam Matdoan, Selasa (13/7/2021).

Maryam mengatakan, ada beberapa perangkat desa yang sudah menerima manfaat dari program ini. “Ada yang kepala desa maupun perangkatnya yang meninggal, sudah ditindaklanjuti oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Maryam.

Dalam APBOhoi, lanjut Maryam, mewajibkan seluruh perangkat ohoi yang berjumlah kurang lebih delapan orang setiap ohoi. Jika suatu ohoi dipimpin oleh penjabat sementara, yang adalah pegawai negeri, maka hanya tujuh orang yang diakomodir.

Ia menambahkan, dari 190 ohoi di Malra, hanya ada dua ohoi yang belum diketahui apakah sudah mengalokasikan anggaran BPJS Ketenagakerjaan atau belum. Sebab, hingga kini, dua ohoi tersebut yakni Ohoi Rahareng Atas dan Wearlilir belum memasukkan APBOhoi.

Hingga kini, lanjut Maryam, baru dilakukan pencairan dana desa tahap pertama. Pada proses pencarian dana desa tahap kedua nanti, setiap desa harus menyampaikan bukti pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan.

“Ada bukti telah mendaftar baru bisa memproses tahap kedua,” kata Maryam.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...