“Atas nama Pemerintah Kota Ambon dan KONI Kota Ambon, saya berterima kasih kepada IMI dan panitia. Pemerintah hadir untuk mewujudkan harapan anak muda, khususnya penggemar otomotif, lewat kegiatan positif seperti ini,” ujar Wattimena.
Ambon, suaradamai.com – Pemerintah Kota Ambon berkomitmen mengembangkan olahraga otomotif sebagai wadah pembinaan atlet muda sekaligus mendukung pengembangan sport tourism di Kota Ambon. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pembangunan sirkuit balap permanen.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Ambon yang juga Ketua KONI Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat membuka ajang Ekano Family Racing Drag Bike dan Drag Race 2026 di kawasan Transit Passo, Ambon, Jumat (17/7/2026).
Dalam sambutannya, Wattimena mengapresiasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Ambon dan seluruh panitia yang secara konsisten menyelenggarakan kompetisi balap resmi sebagai wadah bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat secara aman dan sportif.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon dan KONI Kota Ambon, saya berterima kasih kepada IMI dan panitia. Pemerintah hadir untuk mewujudkan harapan anak muda, khususnya penggemar otomotif, lewat kegiatan positif seperti ini,” ujar Wattimena.
Ia mengatakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap setiap penyelenggaraan ajang balap menunjukkan bahwa olahraga otomotif memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Kota Ambon.
Menurutnya, pembinaan cabang olahraga otomotif juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Kota (Porkot) Ambon yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 sebagai ajang seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku 2027.
“Kami ingin seluruh cabang olahraga, termasuk otomotif, mempersiapkan atlet terbaik agar Ambon bisa tampil maksimal dan meraih prestasi di Porprov tahun depan,” katanya.
Terkait rencana pembangunan sirkuit permanen, Wattimena mengakui proyek tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar. Namun demikian, Pemerintah Kota Ambon terus mengkaji berbagai alternatif pendanaan dan lokasi agar pembangunan dapat segera direalisasikan.
“Kami tidak sekadar berbicara. Kami berupaya keras mencari solusi di tengah keterbatasan anggaran. Mohon dukungan masyarakat agar cita-cita ini segera tercapai,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan sirkuit permanen juga diharapkan menjadi solusi untuk menekan praktik balap liar yang masih terjadi di jalan umum.
Ia mengimbau para pecinta otomotif agar menyalurkan bakat melalui kompetisi resmi yang mengutamakan keselamatan dan sportivitas.
“Jadikan ajang ini tempat membuktikan kemampuan dengan sportivitas dan kepatuhan pada aturan. Itu cara terbaik mengharumkan nama daerah,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Wattimena juga menyampaikan apresiasi kepada Satuan Lalu Lintas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease yang telah mendukung pengamanan sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Ia berharap pengembangan olahraga otomotif di Kota Ambon tidak hanya melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat nasional, tetapi juga mampu menjadikan Ambon sebagai destinasi olahraga otomotif yang berdampak pada peningkatan sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
