Lawan “Tragedi Nol Buku”, 30 Siswa Ambon Lolos ke Final Lomba Bertutur 2026

Lomba tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Ambon, Elly Toisutta, dan dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dewan juri, guru pendamping, serta para peserta.


Ambon, suaradamai.com  – Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Final Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Ambon Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Bertutur Kita Tingkatkan Minat Baca dan Kecintaan terhadap Budaya dan Bangsa” ini berlangsung di salah satu hotel di Ambon, Senin (20/7/2026).

Lomba tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Ambon, Elly Toisutta, dan dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dewan juri, guru pendamping, serta para peserta.

Dalam sambutannya, Elly menegaskan pentingnya membangun budaya literasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin mendominasi kehidupan anak-anak.

Ia mengutip istilah “tragedi nol buku” yang pernah disampaikan sastrawan Taufiq Ismail untuk menggambarkan rendahnya budaya membaca di kalangan pelajar Indonesia.

Menurut Elly, kondisi tersebut masih menjadi tantangan hingga saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), minat baca anak Indonesia baru mencapai 17,66 persen, sementara konsumsi konten digital mencapai 91,67 persen.

“Anak-anak kita lebih banyak menghabiskan waktu menonton YouTube, Facebook, Instagram, dan media sosial lainnya. Rata-rata waktu membaca orang Indonesia per hari hanya 30 hingga 59 menit. Angka ini masih jauh di bawah standar UNESCO,” ujar Elly.

Karena itu, ia mengajak seluruh satuan pendidikan di Kota Ambon membiasakan peserta didik membaca sedikitnya satu buku setiap minggu. Setelah membaca, siswa didorong untuk menceritakan kembali isi bacaan melalui ringkasan, resensi, maupun karya kreatif lainnya sebagai upaya memperkuat kemampuan literasi.

Selain itu, Elly meminta seluruh kepala sekolah meningkatkan kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan guna mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Kota Ambon.

Ia menyebutkan, pada 2025 capaian TGM Kota Ambon berada di angka 59,75, sedangkan IPLM sebesar 11,74 yang masih perlu ditingkatkan.

“Literasi adalah fondasi utama membangun generasi emas. Lewat lomba bertutur ini, anak-anak tidak sekadar membaca, tetapi juga memahami isi bacaan, membangun karakter, mengasah imajinasi, dan melatih keberanian berbicara di depan umum,” katanya.

Kepada para peserta, Elly memberikan apresiasi karena telah berani tampil dan menunjukkan kemampuan mereka.

“Kalian semua yang hadir hari ini sudah menjadi pemenang karena berani membaca, berani tampil, dan berani berbagi cerita. Jadikan ajang ini ruang belajar, bukan sekadar mengejar kemenangan,” pesannya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon, Cornelis Moniharapon, mengatakan lomba bertutur merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan minat baca sekaligus melestarikan cerita rakyat dan legenda daerah yang mengandung nilai-nilai moral.

“Kegiatan bertutur berakar dari kebiasaan membaca, yang merupakan fondasi pendidikan dan harus terus kita tingkatkan melalui berbagai program literasi,” ujarnya.

Cornelis menjelaskan, sebanyak 46 siswa SD/MI mengikuti tahap seleksi awal dengan mengirimkan video bertutur berdurasi lima hingga tujuh menit. Dari jumlah tersebut, 30 peserta dinyatakan lolos ke babak final.

Panitia menyiapkan hadiah bagi enam pemenang dengan total anggaran sebesar Rp18 juta yang bersumber dari APBD Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon Tahun Anggaran 2026.

Ia berharap lomba bertutur tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu meningkatkan kemampuan literasi, kepercayaan diri, serta keterampilan berbicara di depan umum bagi para peserta.


Bagikan:

spot_img

Populer

Artikel terkait

Wali Kota Ambon Ingatkan Pengembang: Jangan Bangun Rumah Tanpa Rencanakan Jalan dan Air Sejak Awal

“Rumah bukan sekadar bangunan fisik. Di sanalah kehidupan keluarga...

HUT ke-81 Kemerdekaan, Lapas Ambon Usulkan 239 Warga Binaan Terima Remisi

Ia menegaskan, status pemberian remisi tersebut masih berupa usulan....

Komisi II DPRD Maluku Dorong Penguatan Ekosistem Pertanian, dari Penyuluh hingga Pabrik Kelapa

“Pertanian tidak bisa berjalan sendiri. Butuh kolaborasi pemerintah daerah,...

Merdey Bersolek: Aksi Bersih, Penyiapan Lokasi TPS, Hingga Wajib Belanja Pakai Noken

Bukan sekadar bersih-bersih jelang 17 Agustus — Distrik Merdey...