Perayaan HUT ke 448 Kota Ambon Bernuansa Baju Adat

Ikuti suaradamai.com di

Ambon, Suaradamai.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 448 Kota Ambon, diwarnai nuansa baju adat yang digunakan oleh para pemangku kepentingan di kota ini.

Dibawah sorotan tema “Ambon Par Samua” dimaknai sebagai kota yang menjungjung tinggi insklusivitas.

Dalam upacara HUT ke-448, Penjabat Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena bertindak sebagai Upu nee (Pimpinan Upacara), sedangkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon, Yan Suitela bertindak sebagai Kapitan Upacara. Upacara HUT ke-448 Kota Ambon di gelar di lapangan Merdeka, Kamis (7/9).

Upu Nee, Wattimena mengatakan, perayaan HUT tersebut merupakan salah satu ungkapan syukur dan terima kasih selaku warga Kota Ambon atas berkat rahmat serta perlindungan sang pencipta, sehingga Kota Ambon bisa kembali merayakan HUT ke 448 tahun.

“Kami semua sadar kota ini masih ada sampai dengan saat ini, hanya karena kasih dan kemurahan Allah SWT Tuhan yang Maha Kuasa,” ungkapnya.

Peringatan akan hari kajadiang ini juga, kata Wattimena, sejatinya merupakan penghormatan untuk tete nene moyang, yaitu mereka yang pertama-tama mendiami kota ini, juga kepada para pejuang dan pahlawan yang berjuang mempertahankan kota ini pada masa-masa penjajahan serta kepada pendahulu kita yang telah melahirkan Kota Ambon sebagai kota administratif yang ditandai dengan lahirnya penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kota Ambon.

Selain itu, terangnya, peringatan akan hari kejadian ini juga menjadi momentum yang sangat berharga untuk kita semua melakukan introspeksi, mengevaluasi kembali satu tahun perjalanan yang telah dilalui bersama, untuk mewujudkan pembangunan Kota Ambon yang manis, demokratis dan mandiri secara berkelanjutan.

“HUT Kota Ambon disaat ini merupakan sarana untuk secara bersama kita tingkatkan rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan, menumbuhkan kembangkan rasa bangga sebagai orang Ambon, mendorong semangat memiliki dan membangun daerah serta meningkatkan rasa cinta kita kepada Kota Ambon, dalam bingkai negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Wattimena.

Sejalan dengan semangat itu, lanjutnya, perayaan HUT ke 448 Kota Ambon tahun 2023 dilaksanakan dalam tema “Ambon Par Samua” yang dimaknai sebagai sebuah kota yang menjunjung tinggi inklusivitas, dimana Kota Ambon yang tumbuh dan berkembang menjadi bagian dari berbagai suku, budaya, agama maupun sosial kemasyarakatan lainnya, sengat menghormati dan menghargai eksistensi dari berbagai perbedaan dan keragaman yang mewarnai negeri ini.

“Kota Ambon melalui pemerintah kota hadir untuk menjadikan Ambon sebagai rumah untuk kita semua, rumah orang basudara, rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga yang tinggal disini,” tambah Wattimena.

Untuk itu, dia berharap, di usia ke-448 Kota Ambon semakin maju dan berkembang di masa-masa mendatang.

Ikuti suaradamai.com di

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU