Pj. Wali Kota Tual Harap Lulusan Polikant Berdaya Saing Tinggi

Pj. Wali Renuat mengatakan, lulusan Polikant sudah harus siap berkompetisi untuk membantu memecahkan kompleksitas laut Tual yang luas.


Tual, suaradamai.com – Pj. Wali Kota Tual A. Yani Renuat berharap lulusan Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) punya daya saing tinggi agar berpartisipasi akif dalam membangun perikanan, kelautan, dan pariwisata di Bumi Maren.

Hal tersebut Renuat sampaikan dalam sambutannya pada acara wisuda Diploma dan Sarjana Terapan Polikant di Gedung LPTQ Tual, Rabu (22/11/2023).

“Saya berharap agar para wisudawan dan wisudawati mampu menjadi sosok anak negeri yang punya daya saing tinggi, serta semangat yang tinggi untuk berkarya bagi daerah ini,” ungkap Renuat.

Pj. Wali Renuat tidak ingin lulusan kampus biru itu menjadi “penonton di negeri sendiri”. Ia menegaskan, lulusan Polikant sudah harus siap berkompetisi untuk membantu memecahkan kompleksitas laut Tual yang luas.

Pemkot Tual, menurut Renuat, hingga kini masih menghadapi masalah rendahnya kualitas serta tingkat pendidikan dan keahlian masyarakat yang belum memadai dalam hal pengelolaan sumber daya.

Di sisi lain, kekayaan sumberdaya alam yang dimiliki, baik itu perikanan, pariwisata, dan lain-lain cukup besar.

Sebab itu, Pemkot Tual butuh peran semua pihak, terutama kampus Polikant dan lulusannya agar secara bersama mengelola potensi daerah secara maksimal demi kemajuan Kota Tual.

Untuk diketahui, pada wisuda 2023 ini, Polikant meluluskan 229 orang, terdiri atas 108 orang Diploma III (D3) dan 121 orang Sarjana Terapan (D4).

Sebanyak 108 orang lulusan D3 ini berasal dari empat Program Studi (Prodi), yakni Prodi Teknologi Budidaya Perikanan (TBP) berjumlah 24 orang, Teknologi Penangkapan Ikan (TPI) 21 orang, Teknologi Hasil Perikanan (THP) 15 orang, dan Agribisnis Perikanan (AGP) 48 orang.

Sementara 121 orang sarjana terapan (D4) berasal enam Prodi, yakni Teknologi Kelautan (TKL) sebanyak enam orang, Bioteknologi (Biotek) 22 orang, Agrowisata Bahari (AWB) 39 orang, Manajemen Rekayasa Budidaya Laut (MRBL) 22 orang.

Kemudian Prodi Manajemen Rekayasa Perikanan Tangkap (MRPT) 20 orang, dan Manajemen Rekayasan Pengolahan Hasil Perikanan (MRPHP) sebanyak 12 orang.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

PT Cakra Mina Perkasa Siap Bangkitkan Sektor Perikanan di Aru, Bupati Ajak Masyarakat Dukung!

"Dengan adanya perusahaan ini, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian...

Fossa Imbau 19 Marga di Sumuri Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Secara Adat

Ketua LMA Suku Sumuri, Tadius Fossa, menekankan bahwa SK...

Tanggap Cepat Pemkab Aru Perbaiki Jembatan Darurat Marbali, Kini Dilintasi Warga Tanpa Takut Roboh

“Bersyukur saja pemerintah ini cepat perbaiki, jadi katong sekarang...

Bupati Kaidel: Harus Berpikir Berbeda dan Tidak Biasa untuk Bangun Aru

Denpasar, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel menerima...