Polikant Latih 40 Ibu-Ibu Jemaat GPM Ohoitel Buat Olahan Ikan

Melalui program pengabdian kepada masyarakat, Polikant melatih 40 ibu-ibu Jemaat GPM Ohoitel di Kota Tual, tentang cara membuat bakso, nuget, dan crispydelly berbahan dasar ikan teri.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) terus mendukung Pemerintah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) perikanan di kedua wilayah.

Kali ini, melalui program pengabdian kepada masyarakat, Polikant melatih 40 ibu-ibu Jemaat GPM Ohoitel di Kota Tual, tentang cara membuat bakso, nuget, dan crispydelly berbahan dasar ikan teri.

Ikan teri dipilih sebagai bahan dasar karena ketersediaannya yang melimpah namun kurang dimanfaatkan dengan baik.

Pelatihan dilakukan di Gereja sementara jemaat tersebut selama satu hari, Selasa (30/8/2022).

Kegiatan diawali dengan penyuluhan untuk memberikan pemahaman tentang pemanfaatan ikan, sanitasi, cara pengolahan hingga pemasarannya.

“Pelatihan ini kami lakukan termasuk pengemasan. Kemasan yang kami buat itu untuk ketiga produk sesuai dengan kemasan dan label yang ditentukan oleh UU Pangan,” ungkap penanggungjawab kegiatan Marthinus I. H. Hanoatubun.

Dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) itu menambahkan, antusias ibu-ibu sangat tinggi pada kegiatan tersebut. Meski sebagian besar dari mereka merupakan orang baru dalam kegiatan seperti ini, mereka cukup terampil dan sangat aktif belajar membuat olahan tersebut.

Hanoatubun menegaskan, kehadiran Polikant tidak hanya sebatas pelatihan. Ia akan membentuk tim untuk terus melakukan pendampingan.

“Kedepan perempuan-perempuan Jemaat GPM Ohoitel yang mengikuti pelatihan ini akan dijadikan kelompok binaan. Kami akan terus mendampingi sampai meningkatkan kesejahteraan mereka lewat kegiatan ini,” pungkas Hanoatubun.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi!