PWI Dukung Renuat-Rumra, Tusiek Tegaskan Wartawan Tetap Kritik Jika Ada yang Salah

“Pada prinsipnya, PWI mendukung programnya tetapi tidak ansi, mengkritik pemerintahan apabila dalam pemerintahan ini ada yang melenceng,” kata Tusiek kepada awak media.


Tual, suaradamai.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tual mendukung penuh program Pemerintah Kota Tual di bawah kendali Wali Kota Akhmad Yani Renuat dan Wakil Wali Kota Amir Rumra.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PWI Kota Tual Abdullah Tusiek, usai Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Perdana di Kantor DPRD setempat, Jumat (7/3/2025).

“Pada prinsipnya, PWI mendukung programnya tetapi tidak ansi, mengkritik pemerintahan apabila dalam pemerintahan ini ada yang melenceng,” kata Tusiek kepada awak media.

Tusiek menambahkan, dukungan yang diberikan terutama berkaitan dengan komitmen Renuat-Rumra dalam upaya memberantas korupsi di daerah.

“Korupsi ini hal yang paling bobrok yang perlu kita lawan bersama-sama demi untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Tusiek.

Karena itu, ia harap Pemerintah Kota Tual tidak tertutup terhadap wartawan. Tusiek menekankan pentingnya transparansi sehingga bersama-sama turut memajukan Bumi Maren.

“Jangan terkesan bahwa ada pihak yang tertutup. Karena berkaca pada sebelumnya, ada dinas-dinas atau sektor-sektor tertentu yang menutup diri. Itu harus terbuka karena publik juga punya hak,” tegas Tusiek.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Mantan Plt Sekda Malra Dilantik Jabat Kadis PKP Provinsi Maluku

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melantik dua kepala dinas hari...

Perluas Jangkauan Magang, Prodi THP Polikant Tingkatkan Pengalaman dan Keahlian Mahasiswa

“Yang pertama kali kami mengirimkan mahasiswa kami ke daerah...

Polikant Tual Peringati Hardiknas 2026, Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Kompetensi Dosen

Dalam momentum tersebut, Direktur Polikant menegaskan komitmennya untuk menuntaskan...

LNG Tepis Isu Ketidakberpihakan terhadap Tenaga Kerja Lokal

"Perlu kami tegaskan, 28 tenaga kerja yang ditahan di...