Sepi Pengunjung di Pasar Un, Disperindag Kota Tual Siapkan Strategi

Untuk menarik pengunjung ke pasar, Disperindag telah menyiapkan beberapa strategi.


Tual, suaradamai.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tual berupaya untuk mengoptimalkan penggunaan pasar baru Un, sebagai pusat perbelanjaan bagi masyarakat Kota Tual. Untuk menarik pengunjung ke pasar, Disperindag telah menyiapkan beberapa strategi.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perindag Kota Tual Darnawati Amir saat diwawancarai suaradamai.com di ruang kerjanya, Rabu (11/11/2020).

Disebutkan, bangunan pasar Un memiliki 32 bilik kios dan 200 meja los. Jika dijumlahkan keseluruhan menjadi 128 bilik kios dan 800 meja Los jualan. Bangunan tersebut dibangun karena melihat situasi pasar Tual yang saat ini digunakan sudah tidak mendukung.

“Pasar yang digunakan saat ini (Pasar Tual) sudah sangat padat serta masyarakat yang berjualan tidak teratur ditambah dengan akses jalan yang sempit,” ungkapnya.

Menurut Darnawati, kehadiran Pasar Un, dengan ukuran sangat luas dan letak posisi yang teratur akan membantu masyarakat untuk jual-beli.

Hanya saja, diakuinya, kendala saat ini dari pasar Un yakni lokasinya yang belum memiliki akses transportasi umum ke lokasi pasar.

“Ada imbauan oleh masyarakat untuk dibuat jalannya pada saat silatuhrami Wali Kota Tual bersama pedagang pasar baru tanggal 4 November lalu. Telah dilakukan beberapa upaya untuk mengoptimalkan pasar tersebut seperti penguatan modal oleh Dinas Koperasi Kota Tual, berupa 9 item bahan sembako bagi pedagang pasar baru,” paparnya.

Selain itu, Disperindag Kota Tual, lanjut Darnawati, sedang mempersiapkan beberapa upaya agar menarik masyarakat dan pedagang untuk menggunakan pasar baru tersebut, salah satunya menjadikan pasar tersebut sebagai pusat kuliner.

Melihat luasnya area pasar baru, dapat dibuat stand makanan yang mana mengajak penjual makanan berjualan di situ, menggunakan area yang luas tersebut.

Kedepan juga, akan dibangun kerja sama dengan pemilik cafe yang ada di Tual untuk membuka cabang kecil atau membangun Cafe di seputaran pasar.

Upaya lain yang disiapkan yakni penggunaan lapangan luas di pasar baru sebagai tempat olahraga. Juga hari belanja bersama keluarga mengunjungi pasar tersebut, sehingga dapat menghidupkan pasar dan bisa menarik penjual maupun masyarakat menggunakan pasar tersebut.

Editor: Labes Remetwa


Dua strategi andalan adalah membuat pusat kuliner dan tempat olahraga.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...