Selama ini, penanganan sampah di Teluk Bintuni masih sebatas pada pembuangan di TPA, belum sampai tahap pengolahan. Kehadiran TPS 3R diharapkan dapat menjawab masalah tersebut.
Bintuni, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni bakal membangun fasilitas pengolahan sampah berupa Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) di Kilometer 13.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Teluk Bintuni, Markus Marlen Iba, kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/2/2026).
TPS 3R ini merupakan bagian dari road map atau peta jalan pengelolaan sampah yang telah disiapkan oleh DPLH beberapa waktu lalu.
“Kami sudah buatkan. Tinggal mungkin pelaksanaan di lapangan,” kata Iba.
Iba menambahkan, fasilitas TPS 3R bakal dibangun dalam tahun ini oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Kami dari Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup tidak bisa melakukan pembangunan fisik. Kami hanya bagian pengolahan [sampah],” jelas Iba.
Sementara itu, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Tisay, Kampung Tubi Steirira, Distrik Bintuni, rencananya akan digunakan sebagai tempat pemilahan sampah. Hasil pemillahan kemudian diteruskan ke TPS 3R di Kilo 13 untuk proses pengolahan.
Sambil menunggu pembangunan TPS 3R, saat ini DPLH Teluk Bintuni bekerja sama dengan Perusda untuk mengumpulkan, mengangkut, dan membuang sampah di TPA Tisay.
“Sementara aktivitasnya itu saja sambil menunggu TPS 3R jadi. Ini kalau sudah selesai, maka kami akan mengadakan beberapa alat [pengolahan sampah] ke lokasi yang ada,” ungkap Iba.
“Ketika fisiknya sudah jadi, maka sampah plastik akan diolah, daun-daun atau sampah organik lain akan diolah menjadi pupuk,” tambah Iba.
Iba menargetkan, dengan adanya fasilitas TPS 3R, dapat menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat maupun sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkab Teluk Bintuni.
“Kami berencana akan bekerja sama dengan pihak luar. Kalau bisa sampah plastiknya ini kita ambil, supaya ada nilai ekonomi untuk masyarakat, Bintuni menjadi bersih dan sehat,” pungkas Iba.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni









