Warga secara swadaya membantu pembangunan Jembatan Rumadian-Dian tanpa bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku selaku pihak yang berkewenangan.
Langgur, suaradamai.com – Warga di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), berhasil membangun jembatan kayu antar kecamatan secara swadaya.
Jembatan tersebut menghubungkan tiga Kecamatan yakni Manyeuw, Hoat Sorbay, dan Kei Kecil Barat (KKB), yang merupakan akses vital bagi puluhan ohoi (desa).
Warga secara swadaya membantu pembangunan Jembatan Rumadian-Dian tanpa bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku selaku pihak yang berkewenangan.
Selama empat hari, warga dibantu Babinsa bahu membahu membangun jembatan yang patah sepanjang 30 meter dan berusaha menyambungkan dengan bentangan yang masih utuh.
Aktivitas positif warga ini dibagikan di jejaring sosial Facebook oleh akun Echie Watratan, dengan caption pengerjaan hari keempat sudah selesai. Selasa (9/12/2025).
“Esok pagi sudah bisa lewat dengan tarif Rp.5 ribu per motor. Ini uji coba kelayakan, 14 motor melintasi jembatan darurat dan jembatan tidak bermasalah,” kata Watratan.
Jika ada yang masih meragukan kelayakan jembatan, Watratan mempersilahkan ikut jalan tol.
Video berdurasi 02:19 detik ini viral dan menuai simpati warga net.
“Terimakasih masyarakat Ohoi Rumadian, sudah memudahkan katong semua atas jembatan darurat ini,” tulis akun Facebook Mdiang Sak Ava I.
Komentar senada pun dilontarkan akun Trisnawati Tamnge “Alhamdulillah , terimah kasih banyak* om , kaka , sodara dong semua akhirnya katong bisa pulang madwat seng perlu naik perahu pos deng seng perlu lewat jln tol ygg bikin tulang blakang keram lagi. Masyah allah luar biasa skali.”
Hingga berita ini diterbitkan, unggahan tersebut telah mendapatkan like 1.583 ribu kali, komentar 321 kali dan share sebanyak 171 kali.
Editor: Henrik Toatubun





