Terkait Penempatan Tenaga Honorer di Dinas Pendidikan, Safsafubun: Harusnya di Sekolah

“Padahal fokus kami lebih pada tenaga pengajar,” kata Utha kesal.


Langgur, suaradamai.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Esebius Utha Safsafubun menyesalkan penempatan tenaga honorer di Dinas Pendidikan daerah setempat.

Menurut Utha, harusnya tenaga honorer ditempatkan di sekolah-sekolah. Karena berdasarkan kesepakatan dalam RDP beberapa waktu lalu, fokus pengangkatan tenaga honorer untuk tenaga pengajar, bukan tenaga administrasi.

“Kan PNS sudah cukup itu. Kenapa harus ditambah lagi tenaga honorer atau Non-PNS, sangat banyak, belasan orang, di Dinas Pendidikan,” ungkap Utha kepada reporter suaradamai.com di Langgur, Jumat (11/12/2020).

“Dalam RDP beberapa waktu lalu sebelum penetapan APBD Perubahan, kesepakatan kami dengan Kadis Pendidikan yaitu fokus pada tenaga honorer karena menurut penjelasan Kadis banyak sekolah mengalami kekurangan guru, maka fokus adalah pada tenaga pengajar,” tambah Utha.

Utha menambahkan, dalam SK Bupati No 879.1/44 tahun 2020 tertanggal 1 Oktober 2020  tentang pengangkatan pegawai Non-PNS, Komisi II menemukan 100 lebih tenaga administrasi masuk dalam SK dan tersebar di Dinas Pendidikan maupun di sekolah-sekolah.

“Padahal fokus kami lebih pada tenaga pengajar,” katanya kesal.

Editor: Labes Remetwa


Dalam SK Bupati No 879.1/44 tahun 2020 tertanggal 1 Oktober 2020  tentang pengangkatan pegawai Non-PNS, Komisi II menemukan 100 lebih tenaga administrasi.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Molo Sabuang untuk Karawai-Dosinamalu disaksikan Bupati Kaidel dan Masyarakat Aru

Bupati Kaidel mengembalikan keputusan adat ini kepada Dewan Adat...

Legislator Roland Kasihiw: PDIP Berdiri Teguh Bersama Rakyat, Tolak Pilkada Lewat DPRD

"PDI perjuangan menolak Pilkada dipilih oleh DPRD, karena kedaulatan...

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...