Direktur Polikant Jusron A. Rahajaan menekankan bahwa masa studi di kampus merupakan awal dari perjalanan panjang dalam membentuk kompetensi dan profesionalisme.
Langgur, suaradamai.com – Direktur Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) Jusron A. Rahajaan secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), sekaligus mengukuhkan 136 mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Lantai 3 Kantor Pusat Polikant pada Jumat (22/8/2025) ini menjadi momen penting dalam menetapkan status resmi mahasiswa baru sebagai bagian dari civitas akademika kampus biru.
Sebelumnya, para mahasiswa baru telah melalui proses registrasi, seleksi, dan pelatihan. Mereka diterima melalui tiga jalur penerimaan, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.
Polikant mencatat sebanyak 144 calon mahasiswa baru melakukan registrasi ulang. Jumlah ini kemudian menyusut menjadi 136 orang setelah tahap tes kesehatan dan pelaksanaan PKKMB.
Pada tahap pelatihan kedisiplinan dan bela negara, jumlahnya kembali berkurang menjadi 129 orang. Namun, akhirnya sebanyak 136 mahasiswa baru dikukuhkan pagi tadi dalam agenda Rapat Senat Terbuka.
“Menyatakan dengan ini mengukuhkan saudara-saudari sebagai mahasiswa baru Politeknik Perikanan Negeri Tual tahun akademik 2025/2026. Semoga Allah membimbing kita,” ujar Direktur Polikant Jusron A. Rahajaan saat membacakan pengukuhan, yang ditandai dengan dua kali ketukan palu.
Usai pengukuhan, acara dilanjutkan dengan pelepasan ID Card PKKMB dan penyematan jas almamater secara simbolis oleh Direktur kepada perwakilan mahasiswa baru, menjadi tanda peralihan status mereka sebagai mahasiswa resmi Polikant.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengucapan janji mahasiswa.
“Ini Bukan Akhir, Tapi Awal Perjuangan”
Dalam sambutannya, Direktur Polikant Jusron A. Rahajaan menekankan bahwa masa studi di kampus bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam membentuk kompetensi dan profesionalisme.
“Ini bukan penghujung dari perjuangan ade-ade, tetapi ini adalah awal perjuangan. Ade-ade akan ada di sini selama kurang lebih 3-4 tahun,” ujar Rahajaan di hadapan mahasiswa baru.
Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan masa muda untuk menggali ilmu kelautan dan perikanan secara mendalam di Polikant, sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang kian kompetitif.
“Manfaatkan usia muda ade-ade untuk belajar sebanyak-banyaknya, sedalam-dalamnya, setinggi-tingginya ilmu pengetahuan kelautan perikanan yang ada di Politeknik Perikanan Negeri Tual,” pesannya.
Lebih jauh, Rahajaan mengajak seluruh mahasiswa untuk menanamkan nilai-nilai luhur dalam pendidikan dan pengabdian, sebagai bagian dari kontribusi terhadap visi besar Indonesia Emas 2045.
“Jangan cemas dengan Indonesia saat ini, tetapi cemaskanlah Indonesia 2045 kalau kita tidak jadi Indonesia Emas karena kita tidak berusaha,” tegas Rahajaan.
Di akhir sambutan, Rahajaan menyampaikan harapannya agar para mahasiswa baru dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga dan bangsa, serta tetap menjadi bagian dari civitas akademika Polikant meski telah lulus nantinya.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Politeknik Perikanan Negeri Tual





