“Ve’e Kes Yang” Bawa Maluku Tenggara Raih Penghargaan TPID yang Kedua

Kabupaten Maluku Tenggara ditetapkan sebagai TPID Kabupaten/Kota Terbaik untuk wilayah Nusa Tenggara-Maluku-Papua.


Langgur, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali meraih penghargaan TPID Awards. Penghargaan ini diterima dua tahun berturut-turut, yakni 2019 dan 2020.

Hal tersebut diumumkan dalam rapat virtual Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Nasional tahun 2021 yang dibuka Presiden Jokowi, Kamis (25/8/2021).

Kabupaten Maluku Tenggara bersama Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Keerom ditetapkan sebagai TPID Kabupaten/Kota Terbaik untuk wilayah Nusa Tenggara-Maluku-Papua.

Pemerintah Pusat mengakui inovasi ketahanan pangan melalui “Ve’e Kes Yang”, telah mendorong budaya berkebun, diversifikasi pangan lokal, dan peningkatan produktivitas pertanian.

Ada tujuh dasar Malra ditetapkan sebagai TPID Kabupaten/Kota Terbaik, yakni:

  1. Pelibatan Forkopimda, Ormas, tokoh adat, tokoh agama, OPD, PKK kabupaten hingga kecamatan, masyarakat, dan semua pihak dalam gerakan ketahanan pangan Maluku Tenggara selama pandemi Covid-19.
  2. Implementasi program ketahanan pangan Ve’e Kes Yang.
  3. Pembangunan Rumah Inovasi dan Teknologi Pertanian, dimana limbah komoditi (jagung) yang tidak dimanfaatkan dapat diolah menjadi pakan ternak (silase), pembuatan pupuk bokasi, dijadikan pupuk untuk penanaman.
  4. Irigasi tetes untuk menjawab kebutuhan daerah untuk daerah kering. Fungsi irigasi tetes yang menghemat sumber daya air yang terbatas.
  5. Smart Farming, yakni pemanfaatan teknologi informasi untuk irigasi pertanian.
  6. Pendistribusian benih/bibit peralatan pasca panen.
  7. Menghadapi new normal, lahan-lahan Ve’e Kes Yang, yang sebelumnya dikelola OPD diserahkan kepada masyarakat untuk kelanjutan pengelolaannya.

“Kontribusi sektor pertanian dalam mengendalikan inflasi di daerah sangat berdampak besar, sehingga sektor ini akan terus dikuatkan,” ujar Bupati Malra M. Thaher Hanubun dalam press rilis yang diterima Suara Damai.

Bupati mengatakan akan terus mengupayakan sektor rumput laut di tahun 2022 dalam menopang ekonomi masyarakat dan daerah.

Editor: Labes Remetwa


Pemerintah Pusat mengakui inovasi ketahanan pangan melalui “Ve’e Kes Yang”


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...