Wali Kota Ambon: SDM dan Sertifikasi Halal Kunci Daya Saing Produk Kelautan Maluku

0
11

Menurut Bodewin, sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi Maluku. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat agar mampu memberikan nilai tambah.


Ambon, suaradamai.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon meluncurkan Bridge and Engine Simulator sekaligus meresmikan 16 Klinik Halal di BPPP Ambon, Desa Poka, Jumat (21/8/2026).

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, kehadiran simulator menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi masyarakat, awak kapal, serta pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.

Menurut Bodewin, sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi Maluku. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat agar mampu memberikan nilai tambah.

“Sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi besar menjadi kekuatan ekonomi Maluku. Karena itu masyarakat harus dibekali kemampuan untuk mengelola dan meningkatkan nilai tambah dari potensi yang dimiliki,” ujarnya.

16 Klinik Halal Jadi Pusat Pendampingan UMKM

Selain peningkatan kompetensi SDM, Bodewin menekankan pentingnya jaminan kehalalan produk, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, keberadaan 16 Klinik Halal diharapkan dapat membantu pelaku usaha yang masih menghadapi keterbatasan pengetahuan maupun akses informasi mengenai proses sertifikasi halal.

“Ini diharapkan dapat menjadi rumah konsultasi dan pendampingan bagi para pelaku usaha untuk memahami serta memenuhi proses sertifikasi halal,” katanya.

Ia menilai, sertifikasi halal menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran produk-produk lokal.

84 Penyuluh Dikukuhkan

Dalam kesempatan yang sama, sebanyak 84 penyuluh kelautan dan perikanan dikukuhkan sebagai pendamping proses produksi di kawasan Indonesia Timur.

Para pendamping tersebut akan berperan dalam membangun rantai pendampingan secara terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, proses produksi, hingga pemenuhan aspek kehalalan produk.

Bodewin berharap penguatan SDM dan pendampingan sertifikasi halal dapat mendorong produk unggulan Maluku, khususnya dari sektor kelautan dan perikanan, tidak hanya berkembang di pasar lokal tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Pemkot Ambon, kata dia, berkomitmen mendukung upaya tersebut melalui fasilitasi sertifikasi halal, pendampingan usaha, hingga pembukaan akses pasar.

“Sinergi antara peningkatan kompetensi dan pendampingan ini diharapkan berdampak bagi upaya membangun Maluku dan Indonesia,” pungkasnya.